Pakai Ikat Kepala Merah Putih, Ratusan Umat dari Lintas Agama Berdoa Bersama di Pendapa Pringsewu
RUBRIK, PRINGSEWU – Masyarakat Kabupaten Pringsewu dari berbagai lintas agama berkumpul di pelataran Pendapa Pringsewu, Rabu (30/11/2016) pukul 09.00 WIB. Meskipun berasal dari latar belakang agama berebeda, mereka terbingkai dalam kesatuan yang ditandai pemakaian ikat kepala merah putih.
Pita merah putih sebagai simbol bendera negara Indonesia ini melingkar di masing-masing kepala masyarakat yang hadir dalam rangkaian acara Nusantara Bersatu yang diprakarsai oleh Kodim 0424/Tanggamus-Pringsewu.
Acara ini mengusung tema Nusantara Bersatu Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhineka Tunggali Ika. Acara ini dimeriahkan dengan band yang disajikan oleh personel Polres Tanggamus, seni tari Bali dari SMA Xaverius Pringsewu.
Kegiatan juga dihikmati oleh doa yang akan dipandu oleh Imam dari lima agama, yaitu KH Hambali, Bapa Pendeta Grecia, Bapa Andreas Sutrisno, I Nyoman Desten, dan Bapak Wiyudi.
Acara dimulai dengan tari Bali oleh Pelajar SMA Xaverius Pringsewu, lantunan puisi dari pelajar SD dan SMP, persembahan tari kipas oleh pelajar SMK YPT Pringsewu, Orasi Kebangsaan yang terdiri dari Empat Pilar Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Jaga Persatuan dan Kesatuan, serta Wawasan Kebangsaan, dan terdapat pula Persembahan Oubade oleh SMA Xaverius Pringsewu.
Lantunan lagu-lagu perjuangan seperti Maju Tak Gentar, Bagimu Negeri, Berkibarlah Benderaku, Indonesia Tanah Air Beta, Gebyar-Gebyar, Garuda Pancasila, Satu Nusa Satu Bangsa, serta lagu-lagu kebangsaan dan kepahlawanan lainnya menggema di pendapa yang berada di jantung Bumi Jejama Secancanan tersebut.
Hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Pringsewu Yudha Setiawan, Dandim 0424/Tanggamus Letkol Inf Hista Soleh Harahap, Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, Ketua MUI Pringsewu KH Hambali, Sekretaris Pringsewu A Budiman.
Nampak pula Staf Ahli, Asisten pamkab Pringsewu, Kajari, Kadis, Kabag, Tokoh masyarakat Antar Lintas Agama se-Kabupaten Pringsewu, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa se-Kabupaten Pringsewu yang juga kesemuanya mengikatkan tali berwarna merah putih di kepala.
Dalam kegiatan ini, Pj Bupati Pringsewu Yudha Setiawan mengapresiasi kegiatan yang dipelopori oleh Kodim 0424 Tanggamus bekerja sama dengan Polres Tanggamus dan Pemkab Pringsewu tersebut.
Yudha mengatakan, Indonesia dengan keberagaman agama etnis/suku dan ras merupakan anugrah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia mencontohkan di Pringsewu terdapat enam agama resmi dan beragam suku tapi selama ini situasi kota julukan bambu seribu ini selalu aman dan tentram.
“Kita harus tetap bersatu menjaga Kesatuan Negara Republik Indonesia. Masalah perbedaan tidak perlu diperdebatkan namun harus saling menghargai satu sama lain berdiri sama tinggi duduk sama rendah,” kata Yudha.(*)