Kebakaran Hanguskan Pertokoan di Pasar Poncowarno
RUBRIK,LAMTENG – Duka menyelimuti warga Komplek Pasar Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, pagi tadi. Kobaran api melalap sebuah rumah sekaligus toko milik Da Jonh Henri sekitar pukul 10.00 WIB, saat pemilik dan istrinya sedang pergi ke Kalirejo.
Api diduga muncul dari konsleting listrik. Karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 190 juta untuk barang dagangan dan bangunan rumah yang ikut terbakar.
Warga sekitar sempat panik melihat asap tebal membumbung dari lokasi. Beberapa orang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum tim pemadam datang.
Camat Kalirejo, Waluyo S.Pd, menyatakan akan mengupayakan bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban korban.
“Ini musibah yang berat, apalagi toko itu jadi sumber nafkah keluarga. Kami akan koordinasi dengan Pemda agar ada bantuan yang bisa segera disalurkan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kakam Poncowarno Heri Eliyanto mengatakan pihaknya akan menurunkan tim bantuan sosial kampung untuk membantu membersihkan puing-puing dan membereskan lokasi kebakaran.
“Yang penting sekarang gotong royong dulu. Warga Poncowarno sudah biasa saling bantu kalau ada saudara yang kena musibah,” kata Heri.
Kebakaran yang diduga akibat konsleting listrik ini kembali mengingatkan pentingnya mengecek instalasi listrik, terutama di bangunan toko yang menyimpan banyak barang dagangan mudah terbakar.(az)
Warga berharap bantuan cepat turun agar Da Jonh Henri dan istri bisa segera memulai lagi dari awal. Bagi warga Poncowarno, musibah ini memang menyedihkan, tapi juga jadi pengingat bahwa solidaritas kampung masih hidup.(as)