Mustafa Ajukan Kelanjutan Pembangunan Terminal Betan Subing ke Dishub dan Kemenhub
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah Mustafa akan mengupayakan pembangunan Terminal Betan Subing di Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah diteruskan. Diketahui, pembangunan Terminal Betan Subing sempat terbengkalai selama puluhan tahun.
Permohonan kelanjutan pembangunan terminal disampaikan langsung kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi di kantor bupati, Rabu (30/11/2016).
Mustafa menuturkan, kondisi Terminal Betan Subing yang terbengkalai tak beroperasi sangat disayangkan. Padahal lokasinya strategis. Terminal yang diresmikan tahun 2004 oleh Presiden Megawati saat itu seharusnya bisa menjadi terminal andalan yang bisa menambah kas APBD Lampung Tengah.
Mustafa meminta agar Terminal Betan Subing yang pengelolaannya kini diserahkan ke pusat agar segera direhabilitasi dan pembangunannya dilanjutkan.
Menurut Mustafa, terminal agrobisnis tersebut rencananya akan dibuat kawasan baru yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga setempat.
Selain kawasan transit, di areal terminal juga dilengkapi dengan rumah potong hewan, pasar distribusi produk pertanian dan agrobisnis, pasar grosir, kawasan niaga terpadu, dan kawasan perajin. Di sini juga disediakan areal pemancingan, perhotelan, kawasan rumah makan, dan restoran.
“Sebagai daerah jalur lintas Sumatera, area tersebut memiliki potensi besar sebagai kawasan niaga, yang tentunya dapat memberi efek peningkatan ekonomi. Hanya saja, pembangunan Terminal Betan Subing tersendat karena faktor anggaran pekerjaan terminal tertunda. Pengelolaan kini telah diserahkan ke pemerintah pusat,” ujarnya.(*)