Ketua PWI Sayangkan Sikap Sekdakab Tuba Barat yang Diduga Halangi Wartawan Meliput
RUBRIK, TULANGBAWANG – Sekretaris Kabupaten Tulangbawang Barat (Tuba Barat) diduga menghalang-halangi awak media untuk meliput kegiatan yang diselenggarakan di ruang rapatnya. Hal itu sudah menjadi kebiasaan sekretaris daerah setempat dalam membahas suatu permasalahan, apakah itu bersifat rahasia atau bukan.
Seperti diketahui awak media, selama ini sekretaris pemkab setempat setiap mengadakan kegiatan rapat selalu menghindar dan menutup-nutupi jalan masuk para awak media yang ingin mengetahui dan mempublikasikan kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak terkait.
Paling baru adalah ketika pada Selasa (14/6/2016) sekira pukul 10.00 Wib, hampir semua kepala SKPD Pemkab Tuba Barat masuk ke ruang rapat sekda yang dijaga ketat oleh Pol PP. Saat itu para awak media dilarang masuk dengan pintu ditutup rapat oleh para stafnya dan protokoler.
Pada saat awak media ingin menanyakan materi kegiatan rapat tersebut kepada staf sekda, mereka tidak bisa menjelaskannya.
“Kegiatan rapat ini tidak bisa diliput, tertutup dan rahasia,”ujar salah satu staf protokolernya.
Menanggapi hal ini, Ketua PWI Edi Zulkarnaen menyayangkan perbuatan sekda tersebut. Dia mengatakan, tidak sepantasnya seorang sekda yang notabonenya seorang pejabat publik bersikap acuh seperti itu.
“Seharusnya seorang pejabat dapat memberikan contoh yang baik terhadap masyarakatnya, apalagi terhadap media yang melakukan peliputan untuk publikasi. Publikasi juga untuk menyampaikan kegiatan mereka ke publik,” ujarnya.
Edi pun mengimbau kepada rekan-rekan pers yang melakukan peliputan di lapangan, untuk dapat mengedepankan kode etik jurnalistik di dalam melaksanakan tugas kewartwananya, sehingga jikalau ada permasalahan yang terjadi itu bukan dari kesalahan para rekan pers.(*)