HomeBERITA LAMPUNGLAMPUNG TENGAHCara Bupati Lamteng Lestarikan Budaya, Beri Gelar Adat hingga Buka Restoran Khas Lampung

Cara Bupati Lamteng Lestarikan Budaya, Beri Gelar Adat hingga Buka Restoran Khas Lampung

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Upaya mengenalkan kebudayaan Lampung akan terus dilakukan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa ke seluruh masyarakat luas.

Khusus di Lampung Tengah, tempat dirinya memimpin, pelestarian budaya akan dilakukan dengan pemberian gelar adat kepada pejabat dan kepala SKPD.

Langkah ini disebut Mustafa dinilai paling efektif, karena dengan pemberian gelar akan menanamkan rasa memiliki bagi si pemilik gelar bahwa dirinya adalah bagian dari masyarakat Lampung.

“Jika sudah tertanam rasa memiliki, Insya Allah akan ada rasa bangga sekaligus tanggung jawab untuk turut melestarikan. Selain pejabat dan kepala SKPD, pemberian gelar juga akan diberikan kepada tamu-tamu kehormatan yang berkunjung ke Lampung Tengah,” jelasnya seusai mengikuti Begawi Adat Merga Anak Tuha di Kampung Anak Tuha.

Mustafa yang mendapatkan gelar Suttan Turunan Aji ini menambahkan, pemberian gelar telah dilakukan di sejumlah pejabat di Lampung Tengah.

Pemberian gelar ini akan terus berkelanjutan ke pejabat-pejabat hingga tingkat bawah termasuk kepala kampung. Dengan demikian kerajaan adat Lampung akan hidup di Lampung Tengah.

Ia menilai, pelestarian budaya penting dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang beradab, beradat dan bangga dengan budayanya sendiri. Lampung Tengah sendiri, kata dia, merupakan kabupaten dengan nilai historis yang tinggi. Asal muasal pemerintahan Lampung dimulai dari kabupaten yang dikenal dengan Jejamo Wawai ini.

“Nilai historis ini harus kita jaga dan kita lestarikan. Di Lampung Tengah ini juga lahir kerajaan sembilan jurai siwo. Kerajaan-kerajaan ini akan kita hidupkan kembali, sehingga sejarah adat dan kebudayaan Lampung lestari. Saya harap Lampung Tengah bisa menjadi pusat atau destinasi sejarah kebudayaan di Lampung,” paparnya.

Upaya pelestarian, lanjut Mustafa juga akan dilakukan melalui sektor pendidikan. Guru dan kepala sekolah wajib berpartisipasi mengenalkan unsur-unsur kebudayaan kepada siswa.

Mustafa mengatakan, penanaman dan pengenalan nilai budaya harus dilakukan sedini mungkin, sehingga budaya tidak punah, sebaliknya justru semakin lestari.

“Ini akan terus kita dorong. Tak hanya dari sisi sejarah. Kedepan juga kami mengembangkan pusat oleh-oleh khas Lampung. Way Tipo dan Way Seputih akan kita hidupkan menjadi pusat oleh-oleh. Juga ada restoran khas Lampung yang selama ini belum ada. Saya targetkan Lampung Tengah bisa menjadi destinasi wisata sejarah di Lampung,” pungkasnya.(*)

POST TAGS:
FOLLOW US ON:
Aplikasi Screening M
Kapolda Jawa Barat T
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern