HomeBERITA LAMPUNGLAMPUNG TENGAHAnggota Komisi II DPRD Gelar Reses di Sawah, Ini Aspirasi Para Petani di Lamteng

Anggota Komisi II DPRD Gelar Reses di Sawah, Ini Aspirasi Para Petani di Lamteng

DPRD Lamteng, Komisi II, Reses

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Anggota Komisi II DPRD Lampung Tengah menindaklanjuti banyaknya keluhan petani di Dusun 5, Kampung Karang Endah, Kecamatan Terbanggibesar, mengenai serangan hama wereng, tikus, keong, serta orang-orang.

Anggota Komisi II DPRD Sumarsono dan Sopian Yusuf yang sedang melakukan reses langsung meninjau lokasi lahan pertanian warga untuk melihat dan memberikan solusi, Minggu (19/3/2017). Sebab selain serangan hama, petani juga kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Pertemuan dengan para petani ini berlangsung di sebuah sarung yang berada di tengah persawahan warga. Sayang ini biasa digunakan untuk bertemu antarpetani dan juga petugas penyuluh pertanian yang akan memberikan edukasi.

Ketua Kelompok Tani Bambang Setu mengungkapkan, serangan penyakit pada tanaman padi warga di antaranya kerdil atau penyakit merah. Menurut Bambang, petani juga meminta bantuan terkait jalan usaha tani (JUT) yang sangat diperlukan warga untuk mengangkut hasil pertanian.

Sementara Suratno, seorang petani di Dusun tersebut mengeluhkan susahnya mendapat pupuk bersubsidi. Dia menduga, pupuk bersubsidi hanya dikuasai oleh sekelompok orang yang memiliki uang. Sedangkan petani sulit mendapatkannya.

Suratno menyebutkan, pupuk bersubsidi yang sulit diperoleh adalah SP 36, Phonska, dan Urea. “Secara pribadi saya meminta pupuk bersubsidi dihapuskan saja biar petani beralih menjadi petani organik. Kalau hal itu tidak dilakukan maka petani kita akan sulit untuk beralih menjadi petani organik,” katanya.

Menanggapi keluhan para petani, anggota Komisi II DPRD Sumarsono mengajak para rekannya untuk mendatangi langsung para petani sehingga dapat langsung mendengar aspirasi dan juga mencarikan solusinya.

“Terkait keluhan adanya hama, kami akan segera mendatangkan PPT. Kami akan membawa usulan petani ke Kementerian Pertanian, terutama terkait jaringan irigasi teknis dan jalan usaha tani, dan permintaan kendaraan operasional pembasmi hama dari dinas pertanian,” bebernya.

Sumarsono menilai, untuk kelangkaan pupuk, Pemerintahan saat ini akan mengalihkan pada penggunaan pupuk organik sehingga petani tidak tergantung pada pupuk kimia.

“Kami akan menanggapi permintaan petani terkait penghapusan pupuk kimia bersubsidi karena dinilai banyak permainan. Sehingga petani akan berpikir menggunakan kompos agar unsur hara tanah kembali seperti semula,” jelasnya.

Anggota Komisi II lainnya Sopian Yusuf mengharapkan petani di Lampung Tengah sukses dan target pemerintah untuk mencapai swasembada pangan berhasil.

“Kuncinya adalah komunikasi antara petugas pertanian dan petani lebih dekat lagi. Petani juga diminta meningkatkan produktivitas pertaniannya selain padi, seperti jambu kristal, yang hasilnya bisa menambah perekonomian warga,” ujarnya.(ddy)

Saat Antar Sarapan,
Ribuan Warga Tumpah
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern