Tingkat Partisipatif Musrenbang Rejomulyo Tinggi
METRO SELATAN – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan berlangsung lancar. Terlihat tingkat partisipatif dari masyarakat ataupun pamong sangat tinggi.
Sekretaris Daerah Kota Metro memimpin langsung Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) yang bertempat di aula kelurahan Rejomulyo, Jumat (25/01/19) yang mana merupakan rangkaian musrenbang pada hari yang ke lima. Turut mendampingi, Staf Ahli, Asisten I, Asisten II, Kepala Bappeda, Kepala OPD se-kota Metro, Camat dan Lurah Metro Selatan.
Acara yang berlangsung ba’da jumat tersebut dihadiri ketua RT, RW LPM, tokoh masyarakat,agama, wanita,pemuda se-kelurahan Rejomulyo serta masyarakat Rejomulyo pada umumnya.
Membuka acara, yaitu sambutan Lurah Rejomulyo yang mana dalam sambutannya tak lupa mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan di aula kelurahan Rejomulyo. Kemudian juga menyampaikan terima kasih mengenai telah banyak usulan masyarakat yang telah direalisasikan dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga masyarakat Rejomulyo.
“Banyak usulan masyarakat tahun lalu yang terealisasi pada tahun ini, yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Rejomulyo,” ucapnya.
Disampaikan juga mengenai kenaikan pokok PBB sebesar 1,2% dengan perhitungan pokok PBB Rp81.185.054 realisasi 90,2% dengan periode yang sama tahun 2018 realisasi sebesar 89%.
“Tentu saja hal ini belum sebanding apabila dilihat dari pembangunan yang telah diberikan oleh Pemerintah lewat hasil-hasil pembangunan yang ada di kelurahan ini, oleh karena itu kami ucapkan terima kasih,”tutupnya.
Kepala Bappeda dalam sambutannya menjelaskan terkait Musrenbang tahun ini yang dirasa berbeda, di mana setiap Musrenbang dihadiri oleh Walikota Metro, Wakil Walikota Metro serta Sekretaris Daerah Kota Metro. Dengan rincian Walikota Metro 9 tempat kelurahan, Wakil Walikota 9 tempat kelurahan serta Sekretaris Daerah 4 tempat kelurahan.
”Kami di sini ingin melihat, mendengar, bersama-sama merencanakan wilayah kelurahan Rejomulyo ini dengan baik di tahun 2020,” ucapnya.
Bappeda dibantu Staf Ahli Walikota Metro, Asisten Setda Kota Metro, Tim Teknis OPD Kota Metro, menentukan tema dan prioritas pembangunan di tahun 2020 yaitu “Pemantapan Pembangunan Manusia, Dengan Musrenbang Kita Mantapkan Pembangunan Manusia, Infrastruktur dan Wisata Keluarga untuk Metro Sejahtera.
Ada lima prioritas yang harus kita pedomani yakni pembangunan manusia yang berkualitas dan berdaya saing, pembangunan infrastruktur dan wisata keluarga yang berwawasan lingkungan, peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel, peningkatan perekonomian lokal melalui pemberdayaan masyarakat serta peningkatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
“Penyusunan tema dan prioritas ini telah mempertimbangkan masa kepemimpinan bapak Walikota dan Wakil Walikota yang akan berakhir Februari 2021, serta telah disinkronkan dengan kebijakan provinsi dan pusat,” ucapnya.
Kemudian dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Metro A Natsir bahwasanya kami di sini akan mendengar bapak/ibu musyawarah, menyepakati perencanaan pembangunan di kelurahan Rejomulyo agar semaksimal mungkin. Mengingat dana yang tersedia terbatas seyogiyanya mampu menyusun skala prioritas untuk pembangunan di wilayah masing-masing sesuai dengan regulasi juga dengan memperhatikan kebutuhan wilayah.
“Kita tahu bahwa duit kita terbatas dengan kemauan pembangunan yang banyak,oleh karena itu kita bisa menyepakati kegiatan yang benar-benar harus direalisasikan,” ucapnya.
Untuk tahun ini kegiatan Gerbang Bumi Sai Wawai diarahkan untuk Lampu Penerangan lingkungan (LPL). Lampu Penerangan Lingkungan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk memberikan keamanan dan kenyamanan lingkungan. Metro terang, masyarakat tenang.
Disinggung juga mengenai sebagian kecil masyarakat yang belum mempunyai jamban. Beberapa ada juga yang masih menumpang dengan orang lain. Untuk segera ditindaklanjuti sehingga tahun depan seluruh rumah warga sudah memiliki jamban.
“ada juga kawan kita yang jambannya tidak ada, kita sisihkan sebagian dana kelurahan yang ada untuk membangun jamban,” tutupnya.
Diakhir sambutan Sekretaris Daerah Kota Metro A Natsir mengucapkan selamat bermusyawarah untuk seluruh masyarakat Rejomulyo. Sehingga dihasilkan keputusan yang terbaik yang dapat langsung bisa direalisasikan.
“Semoga apa yang telah diputuskan nanti adalah keputusan bersama,bukan kepentingan pribadi ataupun kepentingan kelompok,” tutupnya. (kom/yus)