Tahun Ini Pemkot Siapkan Rp 12,8 Miliar untuk Pembangunan Kecamatan Metro Timur

0
565
Walikota Metro Ahmad Pairin dan Wakil Walikota Metro Djohan Menghadiri Musrenbang di Kecamatan Metro Timur

RUBRIK, METRO – Pemerintah Kota Metro menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan tahun 2017 di Aula Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Rabu (8/2/2017).

Dalam Musrenbang tersebut, dihadiri Walikota Metro Ahmad Pairin, Wakil Walikota Metro Djohan, Kepala SKPD se- Kota Metro, Camat dan Lurah di Metro Timur, serta para tokoh masyarakat.

Camat Metro Timur Rosita Tarmizi mengatakan, peserta Musrenbang Kecamatan ini dihadiri dari delegasi, yang setiap kelurahan menghadirkan 30 orang, dan dengan jumlah keseluruhan menjadi 150 orang.

“Kecamatan Metro Timur seluas 11,78 km2 dengan jumlah 179 RT/ 57 RW telah memperoleh PBB tahun 2016 sebanyak 81,03%. Tak hanya itu, Kecamatan Metro Timur unggul di aspek pendidikan dan home industry,” ujar Rosita.

Ia mengatakan permasalahan yang ada di Kecamatan Metro Timur, berupa genangan air di titik-titik tertentu, terjadinya longsor di bantaran sungai, serta masyarakat meminta kejelasan tentang aset tanah milik pemerintah, dari hasil penggusuran Pasar Tejoagung.

“Sebagian besar rumah kos yang berada di Kelurahan Yosomulyo dan Iringmulyo tidak memiliki izin, padahal ini dapat menjadi tambahan di PAD Kota Metro,” jelasnya.

Wakil Walikota Metro Djohan mengatakan, musrenbang ini untuk pembangunan Kota Metro, khususnya di Metro Timur. Musrenbang ini menyampaikan hasil dari kesepakatan yang telah dilakukan pada musrenbang tingkat kelurahan se-Kecamatan Metro Timur.

Djohan,kota Metro,Portal Berita
Wakil Walikota Metro Djohan

“Jadi saya minta kepada masyarakat hendaknya mengusulkan keluhan atau kekurangan lewat camat dan lurah sekitar. Ayo kita sama-sama peduli dengan lingkungan sekitar, sehingga jangan saling menyalahkan ketika proyek sudah berjalan,” ucap Djohan.

Sementara Walikota Metro Ahmad Pairin menambahkan bahwa anggaran pembangunan di Kecamatan Metro Timur sebesar Rp 12,89 miliar. Pairin pun mengajak semua kepala SKPD untuk dapat berpikir keras, agar dalam rencana ini mendapatkan hasil yang maksimal di tahun 2018.

“Sebaiknya dalam pembangunan infrastruktur perlu dikoordinasikan ke kelurahan, agar tepat dengan titik sasaran yang menjadi prioritas. Dan saya menambahkan, Pemerintah Kota Metro pada tahun ini akan memberangkatkan umroh sebanyak 20 orang,” tutup Pairin.(*)

LEAVE A REPLY