Sudah Lima Hari Telat, DPRD Minta Pemkot Metro Jangan Ragu-ragu Bayarkan Gaji PNS
RUBRIK, METRO – Anggota Komisi II DPRD Metro Ridhuwan Sony Maoen meminta pemerintah tidak perlu ragu-ragu untuk mencairkan gaji pegawai. Sepanjang proses pencairan tidak menyalahi ketentuan.
“Kalau duitnya memang sudah ada, seharusnya bisa dicairkan oleh pejabat yang lama. Soal pergantian, itu nanti dipertanggungjawabkan dengan yang baru,” ujar Ridhuwan Sony Maoen, Kamis (5/1/2017).
Menurutnya, sebelum serah terima jabatan, pejabat lama masih bertanggung jawab dengan tugas yang lama. Artinya, tidak masalah jika itu dicairkan, meski nanti menjadi tanggung jawab pejabat yang baru.
“Tapi prosesnya bisa pada pejabat yang lama. Lagian itu bukan bayar gaji fiktif. Gaji itu kan hak. Ini awal tahun, kasihan pegawai, terutama bagi golongan bawah. Mereka pasti sangat membutuhkan. Jadi jangan ragu-ragu,” pungkasnya.
Pernyataan Ridhuwan menindaklanjuti keluhan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota (Pemkot) yang belum cairnya gaji pada Januari 2017.
Bahkan salah seorang PNS Metro mengaku, sudah lima hari menantikan gaji, tapi belum juga jelas. Dirinya berharap, bisa segera dicairkan. Karena kebutuhan awal tahun cukup besar dan banyak.
“Saya ini golongan kecil. Jadi sangat butuh sekali. SK sudah digadai di bank. Gaji sudah enggak utuh. Tapi tetap sangat butuh. Saya tanya teman-teman belum ada yang tahu kapan cairnya,” ungkap pria yang tidak ingin disebutkan identitasnya tersebut, Kamis (5/1/2017).
Asisten II Pemkot Metro Prayetno menjelaskan, pencairan gaji akan segera dilakukan setelah serah terima jabatan (sertijab). Karena sejumlah struktur organisasi baru dilantik kemarin. Sehingga terjadi perubahan.
“Termasuk saya kan baru juga dilantik. Yang pasti secepatnya, karena kita juga paham. Untuk uangnya sudah ada. Itu sekitar Rp 20 miliar lebih,” ujar Prayetno.(*)