Metro : 297 proyek Fisik Periode 2025 Akan Di Evaluasi
RUBRIK,METRO – Pemerintah Kota Metro memastikan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat tidak menyentuh kepentingan umum masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang menyatakan bahwa setiap kebijakan efisiensi harus tetap merujuk pada pelayanan dan kebutuhan dasar warga.
Menurutnya, kebijakan tersebut telah disikapi secara bijak dengan mengoptimalkan penggunaan anggaran melalui belanja yang lebih produktif dan tepat sasaran. Pemerintah Kota Metro memprioritaskan program pembangunan yang memiliki multiplier effect atau dampak luas bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota juga menyebutkan bahwa pihaknya masih mengumpulkan data serta dalam waktu dekat akan meninjau langsung hasil pembangunan sekitar 297 proyek fisik periode 2025. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan standar yang telah ditetapkan.
Verifikasi lapangan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi, sekaligus sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan tahun ini. Pemerintah ingin memastikan setiap proyek memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Bambang menegaskan, pemerintah tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap rekanan yang tidak memenuhi standar kinerja. Bahkan, pihaknya akan melakukan blacklist terhadap kontraktor atau pihak ketiga yang hasil pekerjaannya tidak sesuai ketentuan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kualitas pembangunan serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.(as)