Ratusan Warga Wakili Tiga Kampung Tuntut Transparansi Dana CSR PT GGP Umas Jaya
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Ratusan masyarakat Kampung Terbanggibesar, Lampung Tengah berunjuk rasa ke PT Great Giant Pineapple (GGP) Umasjaya, Kamis (14/9/2017). Kehadiran ratusan warga ini diterima oleh beberapa pimpinan perusahaan PT GGP dan mengajak beberapa orang untuk bermusyawarah.
Perwakilan warga Kampung Terbanggibesar yang juga tokoh pemuda setempat, Saifudin Basuni mengatakan, tujuan warga berunjuk rasa adalah untuk menuntut transparansi dana Corporate Social Responbility (CSR) dan dana bantuàn yang telah diberikan perusahaan bagi tiga kampung.
“Kami berharap ke depannya CSR dikoordinasikan dengan aparatur pemerintahan, baik kepala kampung, camat ataupun pemerintah daerah dan pelaksanaanya diserahkan kepada pihak perusahaan. Masyarakat juga menuntut kejelasan dana bantuan yang telah diberikan kepada perwakilan warga yang membawa nama tiga kampung yakni kampung Terbanggibesar, Kampung Lempuyang Bandar, dan Kampung Indra Putra Subing terkait perpanjangan HGU yang sampai sekarang tidak ada kejelasan ke mana dana bantuan itu,” terang Saifudin.
Sementara itu Kepala Kampung TerbanggiBesar Haidir mengatakan, pihaknya tidak mengetahui bantuan yang diberikan perusahaan dan untuk apa bantuan diberikan.
“Sebagai kepala Kampung saya tidak mengetahui mengenai bantuan yang telah diberikan oleh perusahaan, besaran dananya berapa dan dipergunakan untuk apa karena tidak ada pembangunan yang dananya dari Umas Jaya,” ungkap Haidir.
Menanggapi tuntutan warga, pihak PT GGP yang diwakili oleh Asisten Manajer HRD, Idialis mengatakan akan menyampaikan apa yang menjadi permintaan masyarakat kepada pimpinan di pusat dan kedepan akan ada pertemuan lanjutan dengan masyarakat Terbanggibesar.
“Saat ini pihak management hanya dapat menampung apa yang menjadi permintaan warga dan kami akan segera rapat dengan pimpinan pusat dan ke depan akan ada pertemuan lanjutan dengan warga guna menyelesaikan permasalahan ini,” pungkas Idialis.(ddy)