LSM WCS Tuding Pemkab Lamtim Kurang Tanggap Atas Nasib 24 Desa Penyangga TNWK
RUBRIK, LAMTIM-Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur dinilai kurang peduli atau tanggapan atas rawannya kebakaran di hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), hal itu berdasarkan minimnya sosialisasi terhadap masyarakat desa penyangga TNWK.
Anggota LSM Wildlife Conservation Society (WCS) Sugio, saat dinkonfirmasi Sabtu (4/8/2018) menegaskan selama kemarau dan beberapa kali terjadi kebakaran di hutan TNWK, pemda sama sekali belum pernah turun tangan, dalam hal memadamkan api,”minimal memberikan arahan terhadap masyarakat desa penyangga terkait meminimalisir kebakaran hutan.”Kata Sugio.
Desa yang perlu di beri sosialisasi sebanyak 24 desa, Waybungur, Kalipasir, Tanjungkesumo, Totoprojo, Tegalombo, Tegalyoso, Tamanfajar, Tambahdadi, Tamanendah, Muarajaya, Rantaujaya Udik, Rajabasalama Satu, Labuhanratu IX, Labuhanratu VI, Labuhanratu VII, Brajaasri, Brajasakti, Brajayekti, Brajaharjosari, Brajakencana, Brajaluhur, Karanganyar, dan Sukorahayu.
Selama kebakaran terjadi di lokasi TNWK yang selalu sigap menangani yaitu TNI ,Polri dan sejumlah LSM yang peduli hutann ,”padahal TNWK menjadi lokasi wisata nasional yang ada di Lampung Timur, dan secara tidak langsung bisa memberikan nama baik terhadap pemerintah daerah meskipun kewenangan TNWK di pemerintah pusat.”Ujar Sugio.(Susanto)