Kebakaran Hutan Sekitar Kawasan TNWK Diduga Ulah Manusia
RUBRIK,LAMTIM, Kebakaran Hutan di kawasan TNWK saat ini masih terjadi di beberapa titik. Hingga sore tadi,Jumat (27/7) tim gabungan Antisipasi Kebakaran Hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), dan TNI-Polri bekerjasama dengan Polhut masih berusaha memadamkan api yang membakar semak ilalang di wilayah Seksi Susukan, dan Seksi Kuala Penet TNWK, Jumat (27/7/2018).
Koordinator pemadam kebakaran Hutan Diki, mengatakan selama Januari hingga saat ini luasan hutan TNWK yang terbakar mencapai 900 Hektare lebih, dengan jumlah kejadian sebanyak 23 kali.
Beruntung Kebakaran hanya melalap semak ilalang, hal ini berkat kerja tim kebakaran hutan, yang selalu mengantisipasi agar api tidak merambah sampai ke wilayah titik rawan hutan,”tim kebakaran terus melakukan patroli di dalam hutan untuk mantau kondisi kawasan hutan yang rawan kebakaran .” Pungkas Diki.
Sementata itu, Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro mengatakan personil tim pemadam kebaran sejak pagi siaga di lokasi untuk memadamkan si jago merah, tim yang di bentuk dari satuan TNI, Polri dan Polhut terus berupaya memadamkan api agar kebakaran tidak meluas.
Selain itu, tindakan persuasif dengan melakukan sosialisasi terhadap warga desa penyangga hutan TNWK terus di lakukan. Sosialisasi dimaksud dengan tujuan agar warga penyangga bisa membantu mengantisipasi kebakaran hutan dengan melibatkan anggota Pam Swakarsa.
Diduga kuat kebakaran tersebut akibat dari ulah ceroboh manusia yang beraktifitas didalam hutan seperti para pemancing yang membuang puntung rokok atau meninggalkan bara api yang sengaja dibuat untuk bakar ikan. Bahkan yang paling dikhawatirkan kebakaran sengaja di lakukan oleh pelaku perburuan dengan tujuan mengharap tumbuh semainya ilalang baru.
“Biasanya ilalang kalau dibakar akan tumbuh dengan merata dan hijau, dengan kondisi seperti itu binatang seperti menjangan akan suka kelokasi paska kebakaran dan mempermudah pemburu mencari mangsa.” Ujar Kapolres Lampung Timur.(Gus)