Tingkatkan Profesionalisme Perawat, DPD PPNI Kota Metro Gelar Seminar Keperawatan
RUBRIK, METRO – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-43, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Metro melaksanakan Seminar Keperawatan di Aula Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Sabtu (25/3/2017).
Asisten I Setda Kota Metro Ridwan mengharapkan, momentum hari jadi ke-43 ini, PPNI Kota Metro ke depan bisa lebih baik lagi dalam rangka melaksanakan program-program yang mensejahterakan masyarakat di bidang kesehatan.
Selain itu, pihaknya berpesan kepada para perawat untuk terus meningkatkan semangat dan profesionalisme sehingga bermanfaat untuk masyarakat, khususnya bidang kesehatan di Kota Metro.
“Diharapkan kepada peserta seminar untuk bisa mengikuti seminar tersebut dengan sungguh-sungguh dan mudahan-mudahan dapat meningkatkan keterampilan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kota Metro Hendarto mengatakan, tujuan PPNI adalah meningkatkan profesionalisme pada perawat salah satunya dengan peningkatan pengetahuan.
Diambilnya tema Pencegahan dan Kontrol Infeksi di Sarana Pelayanan Kesehatan, kata dia, merupakan salah satu cara agar nantinya untuk para perawat yang bekerja di pelayanan kesehatan bisa meminimalkan terjadi infeksi pasca dirawat.
“Salah satunya yakni kita melakukan kegiatan pada tanggal 17 yaitu cuci tangan bersama. Itu adalah kegiatan pencegahan supaya tidak terjadi penularan terhadap pasien yang lainnya. Dan ini merupakan rangkaian ultah PPNI ke-43 sampai nanti kita ada kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti sunatan massal kemarin sudah dilakukan bulan Februari, terus nanti juga kita ada penyuluhan kesehatan ke masyarakat. Ini dilakukan secara bertahap sampai bulan Mei nanti,” katanya.
Dirinya berharap, dukungan pemerintah kepada perawat salah satunya yakni kesejahteraan para perawat yang masih tenaga BLU dan TKS. Pasalnya, di DPD PPNI Kota Metro masih ada sekitar 44 perawat yang belum PNS.
“Kalau pemerintah mendukung kami pun selalu siap untuk mesukseskan program-program kesehatan yang berkaitan dengan keperawatan. Kita berharap nanti. Ke depan bisa diperhatikan lagi, untuk teman-teman yang masih honor dan TKS untuk kesejahteraannya,” harapnya.
Permasalahan masih adanya perawat yang belum PNS, tambah Hendarto, sudah disampaikan ke anggota DPR RI.
“Respons dari DPR RI meminta untuk dilakukan pendataan. Kalau untuk pemerintah belum kita ajukan. Karena mekanismenya melalui forum tenaga honorer baru kita sampaikan ke pemerintah pusat. Karena penerimaan itu dari pusat,” tutupnya.
Seminar yang mengambil tema Pencegahan dan Kontrol Infeksi di Sarana Pelayanan Kesehatan tersebut dibuka oleh Asisten I Setda Kota Metro Ridwan dengan menghadirkan dua pembicara yaitu Zaikar Faisal SKep MKep CWCS dan Apriyanti SKep MKep.
Turut hadir dalam seminar tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPNI Provinsi Lampung Gusto Amatiria, Ketua DPD PPNI Kota Metro Hendarto, dan seluruh anggota DPD PPNI Kota Metro. (Ars)