Tim Nusantara Sehat Dampingi Lima Desa Terpencil dan Padat di Lampung Timur
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Tim Program Nusantara Sehat siap menerjunkan lima timnya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di desa tertinggal yang ada di Lampung Timur. Satu tim terdiri dari tenaga kebidanan, analis, kesehatan masyarakat, perawat, apoteker, tenaga gizi dan dokter gigi.
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Evi mengatakan, lima tim Nusantara Sehat diterjunkan di lima desa yang dianggap terpencil di Lampung Timur, yaitu Desa Waymili, Adirejo, Peniangan, Sumberejo, dan Rejokaton.
Menurut Chusnunia lima desa tersebut dinilai jauh dari ibu kota Lampung Timur dan dinilai padat penduduk. “Sebelumnya kami sudah melakukan survai dan memang layak mendapat pendampingan dari tim Nusantara Sehat,” kata Chusnunia saat dikonfirmasi oleh Rubrikmedia, Rabu (19/10/2016).
Bupati melanjutkan, Program Nusantara Sehat merupakan pendayagunaan secara khusus tenaga kesehatan berbasis tim. Diharapkan selama tim berada di desa tempat mengabdi, UPTD kesehatan yang ada di kecamatan yang ditempati terus memantau dan membantu mengenalkan kepada masyarakat.
“Pun begitu dengan pamong desa, sangat berperan untuk membantu tim Nusantara Sehat beradaptasi dengan masyarakat dan lokasi desa. Karena tim Nusantara Sehat bukan dari Lampung Timur melainkan dari luar provinsi,” kata Chusnunia.
Selain itu, Chusnunia menegaskan kepada Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas, Sumberejo, Peniangan, Waymili, Rejokaton, dan Adirejo, dapat memfasilitasi tim Nusantara Sehat sesuai dengan MoU yang telah ditandatangani antara Kementerian Kesehatan RI dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
“Kami akan selalu memantau selama tim Nusantara Sehat berada di Lampung Timur, karena mereka selama bertugas di Lampung Timur menjadi tanggung jawab Pemkab Lamtim,” kata Bupati.(gs)