Tim Evakuasi Temukan Jasad Santri Tersangkut di Batang Sawit
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Usaha tim gabungan dalam pencairan jasad santri yang tenggelam dua hari lalu akhirnya membuahkan hasil. Jasad Mukhlisin, santri Pondok Pesantren Darusaadah Mojoagung, Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah itu ditemukan Senin (15/3/2016) sekitar pukul 21.00 WIB.
Tim evakuasi menemukan jasad korban sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Jasad Mukhlisin tersangkut di batang pohon kelapa sawit dengan kondisi sudah membusuk, terjepit pada alat penyedot pasir.
“Korban telah ditemukan Senin malam. Warga dan tim gabungan langsung mengevakuasi korban dan dibawa ke pondok pesantren di tempatnya menggali ilmu, setelah itu dipulangkan ke rumah duka,” kata Sekretaris BPBD Lamteng Juniar.
Mukhlisin (19) merupakan salah satu dari tiga santri yang tenggelam saat memancing di Sungai Way Seputih, Minggu (13/3/2016).
Saat itu Mukhlisin bersama dua rekannya Ari dan Agus memancing ikan dan tiba-tiba kail ikan milik Ari tersangkut di ranting. Mukhlisin hendak membantu Ari mengambil kail yang tersangkut tersebut, namun naas Mukhlisin terpeleset hingga jatuh ke sungai dan tenggelam karena tidak bisa berenang.(*)