Tumpukan Sampah Bekasi Selalu Datang di Bulan Oktober Bikin Anies Heran
RUBRIK, JAKARTA – Gubernur Anies Baswedan Heran dengan Tumpukan Sampah di Bekasi yang Selalu Datang setiap Bulan Oktober
Permasalahan tumpukan sampah DKI sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat Kota Bekasi tepatnya di TPA Bantargerbang. Namun tidak dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ia malah merasa heran akan tumpukan sampah di Kota Bekasi yang selalu muncul setiap bulan Oktober. Melansir SINDOnews.com, Anies mengatakan bahwa dana kemitraan yang bermasalah dengan Bekasi tidak terkait sampah.
“Begini, ininya aja baru datang 18 oktober. Dan masalah ini dengan Bekasi itu selalu munculnya bulan Oktober. Kenapa ya? Coba aja anda cek kenapa. Berarti persoalannya bukan persoalan sampah, tapi persoalan anggaran. Kira-kira begitu bukan?” kata Anies keheranan.
“Bukan sampah. Coba aja nanti dicek, wong datanya juga baru masuk. Bayangkan, dari mulai bulan Mei diminta perinciannya tak kunjung datang. Ketika datang sekarang, yang dimarahin yang diterima, begitu. Ini jangan sampai seperti motor sama mobil. Pokoknya yang salah ya mobil. Suka kan kita ngalamin begitu,” jelasnya lagi.
Anies melanjutkan, mengenai persoalan sampah sudah dibahas dalam perjanjian Kerja Sama dengan Pemkot Bekasi. Atas hal itu ia meminta agar Bekasi menepati perjanjian yang sudah disepakati sebelumnya. Karena pada ahirnya semua harus disetujui oleh rakyat Jakarta melalui DPR.
“Kan ada perjanjian kerja sama. Kerja sama itulah yang menjadi dasar. Jadi menurut saya kita hormati aja perjanjian kerja sama itu, kita jalankan. Kita sama-sama mengelola uang rakyat kok. Dan kami pun tidak ada masalah untuk memproses,” jelasnya.
“Jadi ini harus melalui persetujuan rakyat Jakarta. Jadi bukan kemudian diskresi gubernur. Ini adalah lewat DPR. Coba anda tanyakan pada rakyat Jakarta di DPR, apakah pola seperti ini disetujui atau tidak. Sambil saya juga akan tanya,” terangnya lagi.(dw)