Tanggapi Berita Bupati Mustafa Disebut Gila Pencitraan dan Sensasi, Ini Jawaban Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan PMK
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Terkait adanya pemberitaan di salah satu media online yang mengkutip bahwa Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai pemimpin “Gila” pencitraan dan sensasi, Zulfikar Irwan, plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Bina Pemerintahan Kampung dan Kelurahan (PMK) angkat bicara.
“Menurut saya berita itu terlalu dibuat-buat dan mengada-ada karena semuanya itu kita ada bukti dan dokumentasinya mau dalam proses pengerjaan sampai finishingnya. Kalau dibilang khusus wilayah Simbawaringin, Kecamatan Trimurjo tidak pernah tersentuh oleh pembangunan itu sangatlah tidak pas, karena unsur pembangunan itu tidak hanya di sektor pembangunan/perbaikan jalan saja, tetapi ada berbagai macam sektor,” tegas Irwan seusai apel di lapangan Merdeka Gunungsugih, Senin (21/8/2017).
Untuk tahun 2017 ini, tiga program Bupati Lampung Tengah yaitu menabuh sejuta kentongan secara bersamaan, seribu produk KECe dan pembangunan jalan terpanjang sangatlah menonjol dan berhasil mendapatkan sebuah penghargan dari MURI bahkan salah satunya mendapatkan rekor dunia.
Menurut mantan camat Punggur dan Plt Kepala Dinas Pertanian ini, pembangunan jalan yang dilakukan menggunakan dana Alokasi Dana Desa(ADD) dan melibatkan masyarakat sedangkan kelurahan tidak mendapatkan dana tersebut.
“Terkhusus untuk program pembangunan jalan terpanjang ini digalakkan hanya di kampung-kampung, karena pembangunan jalan ini menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan melibatkan masyarakat kampung itu sendiri. Sedangkan untuk Simbawaringin sendiri merupakan kelurahan bukan kampung jadi tidak mendapatkan Alokasi Dana Desa,” jelasnya.
Irwan, berpesan kepada seluruh camat dan lurah harus tahu tugas dan fungsinya dan program pemerintah kabupaten sehingga hal-hal yang dipertanyakan masyarakat, camat/lurah dapat memberikan pemahaman.
Menurutnya, peran camat dan lurah sangatlah diperlukan dalam program ini serta untuk sering mengkoordinasikan kepada masyarakat karena itulah gunanya sering mengadakan rapat koordinasi di tingkat kecamatan itu.
“Saya juga mengimbau kepada seluruh camat, lurah maupun kepala kampung untuk menjaga dan merawat jalan ini dan untuk masyarakat silakan manfaatkan jalan ini sehingga perekonomian masyarakat dapat berjalan lancar dan baik,” pungkasnya.(ddy)