Pemerintah Semarang Berikan Bantuan Paket Sembako Pada Karyawan Yang di-PHK
RUBRIK, SEMARANG- Akibat pendemi virus Corona, beberapa karyawan terpaksa diberhentikan lantaran beberapa usaha menjadi sepi oleh pengunjung. Begitu pula dengan para pekerja yang ada di Semarang, banyak karyawan atau buruh yang kena PHK.
Mendengar hal itu, Pemerintah Kota Semarang bersama Polda Jawa Tengah dan Kodam IV Diponegoro berkeliling memberi bantuan kepada para karyawan yang terpaksa dibehentikan dari tempat kerja.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako seperti beras, gula hingga minyak. Selain itu diberikan juga sejumlah uang.
Melansir Kumparan.com, Kapolda Jateng, Irjen Rycko Amelza Dahniel, dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengatakan bahwa bantuan tersebut lebih tertuju pada warga terdampak secara ekonomi. Seperti buruh, pekerja harian maupun pekerja informal.
“saya bersama Pangdam dan Wali Kota dan Kapolrestabes serentak melaksanakan bakti sosial untuk temui saudara kami, berikan bantuan mulai hari ini dengan lokasi sekitar 1.126 titik pembagian,” kata Rycko, kamis (9/4).
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan bahwa menurut catatan pemkot terdapat 4.620 buruh telah dirumahkan oleh pihak pabrik. Angka tersebut belum termasuk karyawan hotel maupun restoran yang terkena imbas wabah Corona.
“4.620 orang yang dirumahkan dari pabrik. Belum yang lain (seperti) perhotelan dan restoran yang tutup belum dihitung. Itu data sampai tadi pagi. Kalau ekonomi membaik diharapkan bisa kembali bekerja,” ucap Hendrar.
Menurut cerita salah satu penerima bantuan yaitu Hilda (34), sebelumnya ia bekerja serabutan di sebuah Hotel yang ada di Semarang. Ia dirumahkan lantaran hotel tempat ia bekerja sepi oleh penginap. Hilda yang memiliki tiga anak tersebut mengaku sangat terdampak oleh virus corona ini. Ia juga berharap bahwa masa pandemi segera selesai dan ia bisa kembali bekerja.
“saya biasa serabutan di Hotel, diminta bersih-bersih. Sebulan dapat Rp.1,9 juta. Tapi ini dirumahkan, hotelnya sepi,” tutur Hilda.
Setelah memberikan bantuan secara simbolis di Polsek Banyumanik, Kapolda dan Pangdam melanjutkan pembagian sembako dengan mendatangi rumah-rumah warga. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerumunan warga yang akan dibagian bantuan. (dw/us)