Mustafa Ingatkan Pelajar Jangan Tawuran, Polisi Amankan Lima Siswa
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Menanggapi aksi pelemparan ke SMAN 1 Terbanggibesar, Bupati Lampung Tengah Mustafa langsung melakukan pengarahan di sekolah tersebut, Sabtu (6/8/2016) siang.
Aksi pelemparan yang dilakukan oleh oknum SMKN 3 Terbanggibesar ini bermula dari provokasi di media sosial pada Jumat (5/8/2016) malam.
Selain bupati yang langsung memberikan pengarahan, jajaran Polsek Terbanggibesar juga mengambil tindakan dengan menerjukan personelnya.
Kedua pihak sekolah pun diminta membuat perjanjian perdamaian. Polisi bahkan terpaksa mengamankan lima siswa SMKN 3 yang terbukti melakukan pelemparan batu ke SMAN 1.
Untuk menjaga hal yang tidak diinginkan terulang kembali, seluruh siswa SMKN 2 maupun SMAN 1 dikumpulkan di sekolah masing masing dan diberi pengarahan.
Pihak SMKN 3 mengakui bahwa ada kelalaian pihak sekolah yang pada waktu kejadian masih dalam kegiatan belajar mengajar. “Bila siswa SMKN 3 terbukti melakukan tindakan pelemparan akan diberikan sanksi dan dikembalikan kepada orangtua masing masing,” tegas Waka Kesiswaan Yuli.
Dalam pengarahannya, Bupati Mustafa meminta agar hal tersebut tidak terulang lagi. Dia mengharapkan para siswa tidak mencemarkan nama baik sekolah.
“Saya inginkan siswa-siswi SMKN 2, SMAN 1, dan SMKN 3 itu dikenal karena prestasi bukan karena tawuran. Saya akan dukung sekolah yang berprestasi, dikenal di luar karena siswa-siswinya pandai, bukan dikenal karena tawurannya,” tegasnya.
Mustafa pun mengajak pihak sekolah untuk memasang spanduk slogan di tiap sekolah yang bertuliskan, “Tawuran No. Prestasi Yes”. “Dan mari kita tunjukan pada masyarakat luas bahwa luludan dari sekolah kita adalah para siswa yang berprestasi,” katanya.(Ddy)