Desember-Januari, Siti Rahma-Edi Gelar Kampanye Terbatas ke Dusun-dusun
RUBRIK, PRINGSEWU – Pasangan calon Bupati Pringsewu dan Wakil Bupati nomor urut 3, Siti Rahma-Edi Agus Yanto menggelar kampanye pertemuan terbatas di 20 pekon di Kecamatan Gadingrejo, Kamis (1/12/2016).
Siti Rahma dan Edi Agus Yanto berkunjung ke rumah warga mulai pagi hingga sore hari. Ada 20 titik lokasi yang dikunjungi Mba Rahma dan Mas Edi.
Edi yang berkampanye di Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo mengatakan, kampanye terbatas dilakukan mulai Desember hingga Januari. Dia menargetkan paling tidak lima kali pertemuan dengan titik kunjungan berbasis dusun.
Kepada rubrikmedia.com, Edi Agus Yanto mengatakan bahwa dari beberapa titik kampanye terdapat banyak keluhan dan masukan dari masyarakat yang perlu ditampung, sehingga nantinya agar bisa direalisasikan.
“Di antaranya mereka sangat memerlukan saluran irigasi dan drainase sehingga saat hujan tidak terjadi banjir,” kata Edi.
Selain itu, dirinya mengatakan pembangunan infrastruktur jalan yang ada di kampung masih banyak yang rusak, warga meminta agar bisa diperbaiki.
“Insya Allah apa yang menjadi masukan dari masyarakat akan menjadi prioritas utama sesuai dengan visi misi kami. Perbaikan saluran drainase irigasi agar tidak terjadi banjir dan sekolah harusnya gratis dan SMA juga ditanggung oleh provinsi, apalagi anak berprestasi akan diberikan beasiswa, yang diharapkan tidak ada alasan lagi tidak sekolah karena terbenturnya biaya,” ucapnya.
“Sudah saatnya jalan-jalan di Kabupaten Pringsewu mulus sampai gang-gang, di dunia pendidikan kami akan memprioritaskan untuk saatnya masyarakat lebih cerdas dengan sekolah gratis, di bidang kesehatan akan diprogramkan kesehatan gratis dan berkualitas, selanjutnya untuk pelayanan publik yang kesemua masyarakat Pringsewu punya hak sama sehingga sudah seharusnya pelayanan publik direalisasikan dengan sistem yang nyaman, mudah, dan gratis,” ungkapnya.
Kejahteraan, lanjut Edi, sudah saatnya masyarakat kita sejahtera dan ini merupakan tugas utama kita untuk mensejahterakan masyarakat sebagai pemimpin melayani masyarakat, bukan untuk dilayani masyarakat.(fid)