Bangunan Gedung Academic Centre IAIN Metro Mangkrak

0
1260
Info Metro, Media Metro
Kondisi Gedung Academic Center

RUBRIK – METRO – Sejak diibangun 2018, hingga kini Pembangunan Gedung Academic Centre (GAC) Kampus II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Metro terlihat mangkrak.

Bangunan yang terletak di Kampus II, Desa Banjarejo Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur itu kondisinya terlihat memprihatinkan .

Wakil Rektor II IAIN Kota Metro, Muchtar Hadi mengatakan, saat ini kondisi bangunan GAC dibiarkan rusak begitu saja.

” Kondisi bangunannya sekarang memang begitu. Karena tidak rampung dikerjakan,” kata dia saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (16/3).

Dia menjelaskan, pekerjaan bangunan GAC  yang bernilai milyaran rupiah tersebut  mangkrak tidak rampung dikerjakan oleh pemenang lelang.

Dirinya tidak mengetahui tpasti alasan rekanan tidak merampungkan pembangunan GAC tersebut.

” Selama proses pelaksanaan pembangunan gedung tersbut kami dan PPK.melibatkan TP4D (Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat dan Daerah) Kejaksaaan Lampung Timur. Tapi kenapa sampai saat ini tidak selesai, kami kurang tahu kenapa,” ucapnya.

Sementara, dalam kelengkapan administrasi perizinan. Pihaknya mengaku telah melengkapi perizinan yang ada.

“Izin sudah kami lengkapi semua. Pengalihan lahan, bangunan sudah ada sertifikatnya semua. Pokoknya sudah lengkap,” tegasnya.

Senada diungkapkan PPK Pembangunan GAC Kampus II IAIN Metro, Agus Hamdan, pada tahun 2018 tahap lelang pengerjaan GAC, pemenang lelang dimenangkan oleh PT Uno yang berasal dari Jakarta.

Sementara, pemenang lelang perencanaan dimenangkan PT. Pola Data Consulting dan PT. Mitra Plan sebagai pemenang lelang manajemen konstruksi.

” PT Uno sebagian pemenang lelang tidak mampu menyelesaikan pengerjaan GAC. Jadi kami hanya membayar volume yang dikerjakan saja. Hitungan awal dulu sekitar delapan puluh satu persen proses yang dikerjakan. Dan dibayarkan sebesar dua puluh lima miliar rupiah,” ungkapnya.

Saat ini, tambahnya, pihaknya berupaya melakukan usulan kelanjutan pembangunan GAC kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Untuk proses kelanjutan gedung itu kami mengusulkan ke Kementerian PU. Karena kalau mengusulkan ke Kementrian Agama tidak bisa sebab pembangunan awalnya tidak selesai dikerjakan,” tambahnya.

Selain proyek gedung, IAIN Kota Metro juga melelang pengadaan meubelair sebagai sarana prasarana penunjang kelengkapan fasilitas GAC.

Namun sayangnya, lantaran proses pembangunan GAC mangkrak. Objek barang atau fasilitas meubelair tersebut tetap dibelanjakan, dan ditempatkan di IAIN Metro yakni di Kampus I.

“Ada kursi, Genset. Itu rata-rata pengadaannya lewat E Catalog,” kata Agus.

Sementara, site plan GAC mengakomodir beberapa ruang seperti ruang teather, ruang ganti, ruang transit, gudang, ruang rapat dan beberapa ruang tambahan. Selain itu juga tersedia musholla, tangga difabel, ruang laktasi, kamar kecil atau toilet, AC, dan alat pemadam api kebakaran.

Rencanana pembangunan GAC itu dibangun di atas lahan seluas ± 1.000 m2 dengan anggaran mencapai lebih dari 36 milyar. (*)

LEAVE A REPLY