Akibat Cuaca Ekstrim Ribuan Mangrove Ditanam Ulang

0
1151
#Mangrove,#laut Lamtim, #Pasir Sakti Lamti, Berita Mangrove Lamtim, Portal Berita Lampung Timur
KTH melakukan penyulaman mangrove di bantaran bibir pantai laut Kuala Penet Lampung Timur

RUBRIK, LAMTIM – Ribuan tanaman mangrove di pinggir pantai Kuala Penet, Labuhan Maringgai terseret gelombang pasang.

Menurut  Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), Rahayu Mandiri, Sumari mengatakan akibat terseretnya tanaman magrove tersebut ,  KTH dan para pencinta lingkungan sekitar lokasi sejak awal Desember 2020 lalu melakukan penyulaman sebanyak  23 ribu mangrove .”total yang sudah kami sulam dari Desember sampai sekarang 43 ribu, tanaman rusak karena cuaca laut yang ekstrim”.Kata Sumari.

Tanaman mangrove yang masih menjadi perawatan khusus karena faktor usia yang masih muda (1 tahun) sebanyak 82.500 batang, mangrove yang di tanam oleh KTH Rahayu Mandiri pada 2020 itu merupakan program BPDAS.

Lanjut Sumari, yang menjadi perhatian khusus yaitu pinggir pantai sepanjang 25 hektare yang berbatasan dengan hutan TNWK seksi III (Kuala penet) yakni dalam kondisi abrasi sehingga tahun ini akan dilakukan penanaman, sebab jika dibiarkan maka gelombang laut bisa mengikis pinggir hutan,”ini masih kami bicarakan dengan pihak TNWK dan BPDAS, untuk 25 hektare dimaksud”.papar Sumari.

Dengan adanya tanaman mangrove di pinggir hutan harapan Sumari, selain bisa menjaga abrasi pantai juga menjadi harapan nelayan karena dengan banyak nya mangrove berbagai jenis habitat laut akan tumbuh berkembang di bawah akar mangrove,”kepiting, udang kerang dan ikan ternyata suka berada di bawah akar akar mangrove”.terangnya

Sumari mengakui awal penanaman mangrove banyak di komplain nelayan karena di anggap mengurangi tempat pencarian ikan, setelah di berikan pemahaman akan manfaat mangrove sebagian nelayan menyadari,”memang sekarang seperti tidak ada manfaat namun beberapa tahun yang akan datang sebenarnya nelayan lah yang akan merasakan manfaatnya”.ujar Ketua KTH tersebut. (Red)

LEAVE A REPLY