Adat Budaya Asli Suku Lampung Muppung Pepadun
RUBRIK, BUDAYA-Adat Budaya asli Suku Lampung Muppung Pepadun adalah salah satu warisan leluhur Mergo Anak Tuho. Sebelas Kampung dari Kecamatan Padang Ratu dan Anak Tuha.
Ditengah moderenisasi budaya milik suku adat Lampung Begawi Muppung Mepadun masih terus dilestarikan oleh suku pribumi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah.
Buadaya Milik Suku Lampung asli ini mendapat perhatian salah satu anggota Komisi III DPRD Lamteng Hanapiah yang juga tokoh adat Lampung di Kampung Bumi Aji Kecamatan Anak Tuha Lampung Tengah bergelar Suttan Surya Negara.
Dalam acara gelaran rangkaian Begawi Muppung Mepadun yaitu Cakak Padun atau pemberian gelar tertinggi di Abung Siwo Migo, Hanipah
Memberikan sedikiti peenjelaskan terkait Cakak Padun, yang merupakan inti acara begawi atau pemberian gelar oleh seluruh pemyimbang adat yang ada di Mergo Anak Tuho maupun penyimbang di Kampung Bumi Aji.
Sedangkan Proses Begawi di Mergo Anak Tuho tersbut digelar selama tiga hari-tiga malam,karena banyak prosesi adat yang harus dilaksanakan tahapan demi tahap oleh pembuatan Lawang Kuri atau pintu gerbang kerajaan adat di lingkungan masyarakat adat Pepadun dan sebagai sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam acara gawi adat.
Tahapan selanjutnya/ pelaksanaan gawi adat yang disebut Ngebeghas Sesat merupakan kegiatan mulei meghanai atau bujang gadis berkumpul di Balai Kencana Adat melaksanakan Ngedio. disini seluruh penyimbang menurunkan Mulei Aris untuk bertegur sapa dengan perantara secarik kertas untuk berkirim surat secara langsung antara bujang dan gadis, keesokan harinya disambung dengan dillaksanakannya Cangget Turun Mandei, dan Cangget Muppung Mupadun.
Salah satu tokoh adat Kampung Bumi Aji yang lain Suttan Haji Yang Agung , mengatakan bahwa dihari ketiga gawi adat Muppung Pepadun merupakan puncak dari prosesi adat Muppung mupadun atau dengan sebutan Mergo Anak Tuho Cakak Padun.
Suttan Haji Yang Agung berharap kepada generasi mellenia saat ini untuk selalu melestarikan dan menjaga sebagai warisan para leluhur, dirinya mengajak kepada genaerasi muda untuk mengenalkan kepada masyarakat luar agar keasrian Begawi Muppung Mepadun dapat menjadi icon Kabupaten Lampung Tengah.(sl)

