Dampak Polemik Gedung Sekolah, Ratusan Siswa SMPN 32 Gelar MOS Bersama di SMPN 7
RUBRIK, BANDAR LAMPUNG – Pihak SMPN 7 Bandar Lampung siap memfasilitasi keberadaan siswa SMPN 32 selama belum memiliki gedung belajar sendiri. SMPN 7 mempersilakan SMPN 32 memakai jam siang guna pembelajaran siswa sambil menunggu keputusan lebih lanjut.
Suasana ceria nampak terpancar dari siswa SMPN 32 yang menggelar masa orientasi sekolah bersama siswa SMPN 7. Mereka nampak tidak canggung bersama-sama siswa sekolah lain untuk melaksanakan MOS guna berlatih baris-berbaris.
Pada hari kedua sekolah, Selasa (19/7/2016) kegiatan siswa SMPN 32 melatih kedisiplinan di bawah arahan seniornya yang berasal dari SMPN 7.
Sebanyak 100-an siswa yang terdiri dari empat kelas belajar sengaja digabung untuk latihan baris-berbaris guna melatih kekompakan sambil menghapus kesedihan siswa yang masih menumpang di sekolah ini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 7 Bandar Lampung Ngatijo mengatakan, aktivitas siswa SMPN 32 sudah dimulai sejak 14 Juli lalu. Sebagai bentuk perhatian sekolah terhadap siswa yang tergabung dalam empat kelas ini, pihak sekolah menggabung siswanya guna menghilangkan kesan canggung selama berada di sekolah ini.
“Atas inisiatif pihak SMPN 7 sambil menunggu kejelasan lokasi belajar dan pembicaran lebih lanjut, SMPN 7 menempatkan SMPN 32 pada jam sore guna belajar dan mengajar. Saat ini tenaga pengajar yang menangani merupakan guru yang berasal dari smpn 7,” jelas Ngatijo.
Sritika Lestari, salah satu siswi SMPN 32 mengaku ada sedikit perasaan canggung selama bersekolah di SMPN 7, tetapi dengan kebersamaan dan perhatian kakak kelas dan guru yang belajar, perasaan sedikit terhapus.
Beberapa siswa berharap, kedepannya SMPN 32 memiliki gedung sendiri sehingga pembelajaran yang berlangsung dapat lebih fokus. Selain itu, siswa yang ada jangan dipisah-pisah tapi disatukan saja.(*)