HomeBERITA LAMPUNGLAMPUNG TENGAHTerapkan Nilai Pancasila, Narapidana Lapas Gunung Sugih Berbagi Sembako dan Hasil Perikanan Murah

Terapkan Nilai Pancasila, Narapidana Lapas Gunung Sugih Berbagi Sembako dan Hasil Perikanan Murah

Tahanan Lampung Tengah, Syarpani, Rumah Tahanan Gunungsugih

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi untuk sesama.

Kegiatan berbagi kepada sesama ini tidak hanya dilakukan oleh masyarakat umum saja namun telah mengetuk hati para narapidana untuk berbagi hasil perikanan yang ada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Selama menjalani pidana di dalam lapas, selain diberikan pembinaan rohani, mereka dibekali pekerjaan bukan sekadar mengisi waktu tetapi diberikan keterampilan agar kelak bebas mempunyai keahlian yang diterapkan sehingga tetap menjadi tenaga kerja produktif dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunungsugih Syarpani saat menjual sembako murah dan hasil perikanan lapas di Lapangan Merdeka, Gunungsugih, Lampung Tengah, Sabtu (2/6/2018).

“Ini salah satu program napi berbagi, dengan semangat Pancasila mereka menunjukkan bahwa tetap berkarya meskipun jiwa terkurung. Mereka memang bersalah maka sebagai wujud permintaan maaf kepada masyarakat ditunjukkan dengan hasil karya selama menjalani pidana,” ujar pencetus santri dalam lapas ini.

Syarpani berharap pemerintah Lampung Tengah bisa memberikan pelatihan-pelatihan kepada narapidana untuk menambah bekal ketika mereka bebas kelak.

Ajang sembako murah ini, kata dia, diharapkan bisa mengetuk hati semua pihak untuk membeli hasil karya narapidana.

“Lapas berharap kepada pemerintah daerah kiranya memberikan pelatihan keterampilan kepada narapidana karena ada 670 warga saat ini sedang menjalani pidana. Pengusaha dan masyarakat juga bisa berinvestasi dan mau membeli produk narapidana. Kami banyak tenaga kerja tapi tidak ada yang memberi pekerjaan,” ujar kalapas.

Adapun harga yang ditawarkan adalah ikan lele dan patin dijual Rp 12.000/kg sedangkan ikan gurame seharga Rp 25.000/kg.

Syarpani pun berharap agar kita menghayati sepenuhnya akan keberadaan Pancasila dalam sanubari.

“Semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Tengah Ellya Lusiana Loekman mengapresiasi kepedulian kepala lapas dan warga binaan dan berjanji akan bekerja sama pelatihan di lapas.

“Terima kasih Pak Kalapas atas kepeduliannya, ke depan kita galang kerja sama untuk memberikan pelatihan warga binaan,” tutupnya.(*)

Warga Kampung Bumi A
Perhumas Lampung Gel
Rate This Article:
NO COMMENTS

LEAVE A COMMENT

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern