Dapat Nomor Urut 4, Mustafa-Aja Siap Bikin Masyarakat Lampung Bahagia
RUBRIK, BANDAR LAMPUNG – Dari hasil pengundian nomor urut Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawidu) Lampung di hotel Novotel, Selasa (13/2/2018), pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli (Mustafa-Aja) resmi mendapatkan nomor urut 4.
Sesuai dengan aturan KPU yang dibacakan Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, pengambilan nomor urut dilakukan sebanyak dua kali. Yang pertama dilakukan untuk menentukan antrean pengambilan nomor urut, yang kedua penentuan nomor urut Paslon.
Dari hasil pengambilan undian dimulai dari pasangan Herman-Satono, Arinal-Nunik, Ridho-Bahtiar dan Mustafa-Ahmad Jajuli.
Pasangan Mustafa-Aja mendapatkan nomor urut 4, sementara Ridho-Bachtiar nomor urut 1, Herman-Satono nomor urut 2, dan Arinal-Nunik nomor 3.
Seusai penentuan nomor, masing-masing calon diberi kesempatan menyampaikan orasi politiknya selama lima menit.
Dalam orasinya Mustafa menyatakan ia maju Pilgub ingin menjadikan masyarakat Lampung bahagia, mengentaskan pengangguran lewat program kampung ekonomi creative (KECe), dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
“Empat adalah nomor genap, saya tidak akan memberikan janji tetapi bukti. Di Lampung Tengah saya telah membangun jalan terpanjang, mengentaskan pengangguran di kalangan pemuda lewat program KECe. Untuk para petani, saya pastikan saya tidak memberi janji tapi sudah saya buktikan,” ungkapnya.
Mustafa mengaku bersyukur bisa mendapatkan nomor urut 4. Menurutnya, nomor 4 adalah simbol unsur bumi yakni air, udara, api, dan tanah.
Dalam hal ini Mustafa-Aja adalah pasangan yang bisa memenuhi unsur-unsur yang dibutuhkan masyarakat.
Simbol 4, kata dia, juga diartikan sebagai dua kaki gubernur dan dua kaki wagub yang akan membuat Lampung bahagia. Mustafa menjadi satu-satunya pemimpin yang melakukan ronda dan kerja 24 jam.
“Jika saya memimpin Provinsi Lampung, saya akan terus konsisten bekerja untuk rakyat. Saya bikin Lampung bahagia dan sejahtera. Lampung dibangun dengan hati kerja sama dan keindahan. Ke depan Lampung akan seimbang dan proposional,” beber Mustafa didampingi Ahmad Jajuli.(*)