Penjahat Bersenpi Babak Belur di Hakimi Masa Hingga Tewas
RUBRIK,PRINGSEWU -Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) bersenjata api di rumah milik Kustinah (46) warga pekon Sidoharjo, kecamatan Pringsewu berhasil diamankan oleh angota polsek Pringsewu pada pukul 04.00 wib, Sabtu (14/10/17).
Kapolsek Pringsewu, Kompol Andik Purnomo Sigit, mewakili Kapolres AKBP Alfis Suhaili, mengatakan, pelaku babak belur setelah menjadi bulan-bulan warga saat kepergok pemilik rumah ketika melakukan aksi pencurian sehingga pelaku berinisial “J” tersebut, kemudian di evakuasi petugas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu untuk menjalani perawatan medis namun sekitar pukul 12.00 tadi nyawa pelaku tidak tertolong lagi.
“Pelaku berisinial J, mendapat perawatan medis di RSUD Pringsewu, pelaku belum bisa dimintai keterangan mengalami luka-luka , Pelaku diserang warga hingga tidak sadarkan diri sampai sekitar pukul 12.00 Wib tersangka dinyatakan meninggal dunia”. Tegas Kapolsek Purnomo Sigit.
Menurut Kompol Andik Purnomo Sigit kronologis kejadian saat itu pelaku berusaha masuk rumah korban dengan cara mendongkel jendela kamar namun aksinya dipergoki anak sutinah Candra Yoga Winata (17) yang saat itu sedang tertidur didalam kamar.
“Namun, Anak korban yang sedang tidur terbangun melihat ada pelaku pencurian masuk ke kamarnya sehingga terjadi keributan dan perkelahian dengan pelaku sempat menembakkan senjatanya ke arah anak korban sebanyak 1 kali dan meleset hingga mengenai tembok rumah korban,” ungkapnya.
Lanjut dia, Mendengar kejadian tersebut Ibu korban membantu anaknya sambil berteriak minta tolong kepada warga masyarakat sekitar.
“Sehingga warga ramai-ramai mendatangi di tempat kejadian perkara (TKP) rumah korban dan mengeroyok pelaku sampai mengalami luka – luka. Setelah itu baru warga masyarakat menghubungi Polsek Pringsewu untuk mengamankan pelaku dan membawanya ke RSUD,” ucap Kompol Andik.
Ditambahkan dia, barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni satu pucuk senjata api organik, berikut 5 butir amunisi aktif dan 1 butir amunisi sudah di ledakkan. Kemudian satu buah dompet milik pelaku berisikan jimat. (Fd)
