7 Bonek Tewas Akibat Miras Oplosan, Polisi Hentikan Penyelidikan
RUBRIK, SURABAYA – Salah satu suporter bola Surabaya atau Bonek, tewas akibat menenggak miras oplosan. Sebelumnya korban yang bernama Yunus sempat dirawat di Rumah Sakit Subang Cinereng, Jawa Barat.
Kondisi Yunus sempat membaik lalu dibawa ke Rumah Sakit Rembang, Jawa Tengah. Namun belum sempat ditangani, Yunus sudah tewas.
Jenazah Yunus dipulangkan ke rumah orangtuanya di Desa Wedoro, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (9/1/2017) siang.
“Meninggalnya di Kota Lembang di RSUD Lembang dalam perjalanan menuju Sidoarjo,” jelas salah satu saksi.
Di saat yang bersamaan, mayat Rudi Yuana yang juga seorang suporter Bonek yang tewas akibat menenggak miras oplosan juga dipulangkan ke rumah orangtuanya di Desa Janti Sidoarjo.
Menurut berita Liputan 6 pagi, pesta miras oplosan yang menewaskan Yunus, Rudi, dan lima bonek lain digelar bonek bersama sejumlah Viking (sebutan fans untuk suporter Persib).
Saat itu para Bonek dalam perjalanan menuju ke Bandung untuk mengambil kartu res PSSI. Miras yang mereka minum adalah campuran alkohol 70% minuman bersoda dan air kelapa.
Meski menewaskan tujuh orang, kasus miras oplosan dihentikan penyelidikannya ini karena seorang Bonek yang diduga sebagai peracik miras oplosan yang akan dijadikan tersangka, Briyan Adam Firdaus akhirnya juga tewas.
“Untuk sementara kasusnya ditutup karena yang bersangkutan pelaku sudah menjadi korban dan sudah meninggal dunia,” jelas AKBP Yudhi Sulistianto Wahid.
Selain menewaskan tujuh Bonek, miras oplosan juga mengakibat tiga Bonek lainnya keracunan. Mereka kini dirawant di RSU dr R Soetrasno di Rembang
Salah seorangnya dalam keadaan kritis sedangkan dua lainnya membaik.(*)