16 Ekor Gajah TNWK Berusia di Bawah 10 Tahun Terancam Virus Herpes
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Sebanyak 16 ekor gajah di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) terancam terserang virus herpes. Hal tersebut disampaikan oleh Dokter Hewan Dedi Candra saat ditemui di RS Gajah PKG, Minggu (4/6/2017).
Menurut Dedi, 16 ekor gajah dimaksud merupakan gajah yang masih berumur di bawah 10 tahun. Umur tersebut dinilai sangat rawan dengan serangan virus herpes. Terakhir virus herpes menyerang gajah-gajah TNWK pada 2014 lalu. Ketika itu virus herpes menewaskan empat ekor gajah.
“Empat ekor yang mati akibat virus herpes merupakan gajah jinak,” ujar Dedi Candra yang sudah tiga tahun menangani kesehatan gajah-gajah di TNWK.
Dedi mengatakan, virus herpes yang sangat mematikan tersebut justru dibawa oleh gajah-gajah dewasa dan menulari gajah-gajah di bawah 10 tahun, sedangkan gajah dewasa tidak terpengaruh oleh virus tersebut.
“Sehingga virus yang dibawa oleh gajah dewasa menular ke gajah anak-anak,” terang Dedi.
Untuk mengantisipasi agar virus herpes tidak menyebar lagi, dokter Dedi selalu memberikan vitamin setiap dua bulan sekali. Vitamin tersebut bernama acyclovir.
Dedi menerangkan, virus herpes di seluruh dunia belum ada obatnya sehingga yang bisa dilakukan hanya pencegahan. Tidak menutup kemungkinan, virus mematikan itu masih akan menyerang gajah-gajah TNWK jika penanganannya tidak terus diperhatikan.
“Kami berharap pawang gajah jangan memberikan minum gajah peliharaannya di kolam mandi, melainkan di bak khusus yang sudah disediakan,” pesan Dedi.
Dedi menuturkan, apabila gajah terserang virus herpes maka akan terlihat ciri pada belalai membiru, muka membekak, dan seluruh saluran pencerna rusak.(rubrikmedia)