Satu Orang Meninggal Dunia, Bupati Mustafa Imbau Jamaah Haji Lampung Tengah Jaga Kesehatan
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Terkait meninggalnya Muhammad Sobri bin Syamsul Bahri, jamaah asal Lampung Tengah, Bupati Mustafa berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan.
Hal ini diungkapkan Bupati Mustafa saat pelepasan jamaah kloter 56 di halaman rumah dinas wakil bupati, Selasa (22/8/2017).
Menurut Mustafa, mengingat banyaknya jamaah haji di atas berusia diatas 50 tahun maka ia mewanti-wanti agar jamaah haji ekstra menjaga kesehatan.
Menurutnya, persiapan kesehatan sejak dari Tanah Air sangat penting mengingat kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia.
“Suhu di Makkah sangat tinggi. Jamaah haji saya minta pintar-pintar menjaga kesehatan. Jika ada masalah kesehatan, segera laporkan. Kami telah menyiapkan 1 dokter dan 1 perawat,” ujarnya.
Selain itu para jamaah diminta untuk mematuhi arahan dari para petugas. Mereka pun diminta agar senantiasa membawa kartu identitas agar lebih mudah dikenali dan saling menjaga satu sama lainnya.
Mustafa juga menitipkan doa kepada para jamaah agar bisa mendoakan kemajuan Kabupaten Lampung Tengah.
Dia menambahkan sebagai bentuk perhatian, Pemkab Lampung Tengah juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 2 miliar lebih kepada seluruh jamaah calon haji.
“Kami bantu seluruh jamaah haji masing-masing mendapat Rp 2,6 juta/jamaah. Mudah-mudahan mereka bisa kembali ke tanah air dengan jumlah yang sama dan menjadi haji yang mabrur dan mabrurroh,” imbuh dia.
Bupati ronda ini juga mengimbau agar para jamaah lebih mengutamakan untuk beribadah. Sehingga rukun sunah maupun wajib ibadah haji bisa terlaksana dengan baik dan mereka kembali ke Indonesia dengan menyandang haji yang mabrur dan mabrurroh.
Sementara itu Kepala Staf Penyelenggara Haji dan Umroh Lampung Tengah, Ahmad Syaubari memaparkan pelepasan jamaah haji kali ini merupakan yang ketiga berjumlah 245 orang dengan total 6 rombongan.
“Total jamaah haji kita 1.021 orang dengan proses keberangkatan menjadi tiga tahapan. Pertama diberangkatkan pada 30 Juli sebanyak 388 orang dilanjutkan tanggal 31 dengan jumlah yang sama. Satu jamaah haji meninggal dunia atas nama M Sobri asal Terbanggibesar dan satu lagi keberangkatan tertunda karena faktor kesehatan,” paparnya.
Jamaah kloter 56, lanjut Syaubari, akan bergabung dengan jamaah lain dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.(*)