Reses DPRD Metro, Masyarakat Menyoroti Soal Kerusakan Jalan

0
1118
Warga MEtro, Ahmad Khusaini, Wakil DPRD MEtro, Info DPRD Metro, Media Kota MEtro, info Metro, Portal BErita Lampung, Info Lampung, Berita Online Lampung, Politisi PKS MEtro, Metro Utara, Jalan Patimura
Wakil DPRD Kota Metro Ahmad Khusaini Reses di Dapil II

RUBRIK,METRO – Wakil Ketua DPRD Kota Metro Khusaini menyerap aspirasi masyarakat dan perangkat rt rw di Kecamatan Metro utara.

reses mendengar  aspirasi konstituen di dapil II Metro Utara agenda reses ini menjadi agenda perdana di tahun 2021.

Dalam reses terungkap masyarakat meminta wakil rakyat memperhatikan sejumlah fasilitas umum.

Mayoritas masyarakat menyoroti soal kerusakan jalan dan kualitas pengerjaan pembangunan maupun pemeliharaan infrastuktur.

Masyarakat menilai dibutuhkan terobosan untuk memecah sejumlah persoalan infrastuktur/ khusunya jalan Patimura yang menjadi penghubung antara Kota Metro dan Lampung Tengah.

Wajah perbatasan beberapa tahun belakangan dengan kondisi jalan berlubang dikeluhkan masyarakat.

Warga menilai selain membuat membuat waktu tempuh semakin lama jalan rusak kerap menyebabkan kecelakaan.

Kondisi jalan berlubang diperparah saat musim hujan dan malam hari yang dengan minimnya lampu penerangan jalan.

Penyebab jalan berlubang dituding adanya pembangunan pembatas jalan dua jalur yang tak dilengkapi saluran pembungan drainase.

Kerusakan jalan Patimura berlangsung sejak awal pembanguanan median jalan di tahun 2019.

Penyebab jalan berlubang dituding adanya pembangunan pembatas jalan dua jalur yang tak dilengkapi saluran drainase.

Lajur dua arah yang semula dibuat untuk memecah konsentrasi kepadatan, kini menimbulkan masalah baru.

Jalur yang menjadi akses utama warga tersebut mengalami kerusakan.

Masyarakat mempertanyakan kualitas pebaikan jalan berstatus milik provinsi itu dengan gelontoran dana sekitar 4 miliar rupiah tersebut.

Pasalnya baru beberapa bulan diperbaiki kondisi jalan tersebut kembali rusak.

Masyakat mengusulkan pembuatan titik putar balik yang dinilai kurang tepat.

Selain itu, perangkat RT dan RW juga mengusulkan penyaluran bantuan bersumber APBD maupun pusat dievaluasi karena dinilai kurang tepat sasaran.

masyarakat mengeluhkan soal penyaluran bantuan sosial yang dinilai karut marut.

Penerima bantuan banyak yang berasal dari masyarakat mampu alias kelas ekonomi menengah ke atas.

Bantuan yang bersumber dari APBD maupun pusat diharapkan menggunakan data sesuai fakta lapangan.

perangkat RT dan RW meminta penyaluran bantuan bersumber APBD mapun pusat harus dievaluasi dengan merujuk data terbaru.

Wakil ketua DPRD Metro khuasini menegaskan hasil bahasan reses menjadi masukan DPRD Metro sebagai bahan awal pokok pikir para anggota dewan.

hal itu untuk menentukan masukan program pembangunan prioritas yang nantinya akan dibahas dalam sidang paripurna dprd setempat.(An)

 

LEAVE A REPLY