Rajin Ronda Jaga Warganya, Mamah Dedeh Sebut Bupati Mustafa Mirip Umar Bin Khatab

0
1005
Lampung Tengah, Portal Berita Lampung
Bupati Mustafa dan Mama Dedeh

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Ustazah Mamah Dedeh menyebut kepemimpinan Bupati Lampung Tengah Mustafa seperti Umar bin Khatab. Hal ini disampaikan ustazah kondang ini mengomentari rajinnnya bupati menjaga warganya dengan melakukan ronda.

Mamah Dedeh mengisi pengajian dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 hijriah di Kampung Kutowinangun, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, Senin (9/10/2017).

Pengajian ini diikuti puluhan ribu masyarakat Lampung Tengah, khususnya di Sendang Agung dan Kalirejo.

Menurutnya, seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya. Pemimpin yang baik, kata dia, bukanlah pemimpin yang enak-enak menunggu laporan dari bawah. Tetapi juga harus terjun menengok rakyatnya.

“Pak Mustafa mau menjaga rakyatnya. Kepemimpinan seperti ini mirip Umar bin Khatab. Pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya, jadilah pemimpin yang amanat, yang mampu memberikan bukti bukan janji,” ujar Mamah Dedeh.

Dalam tausyiahnya, Mamah Dedeh memaparkan tentang keunggulan bulan Muharram. Menurutnya, bulan Muharam merupakan bulan yang agung. Pada bulan ini terdapat banyak peristiwa yang mengisyaratkan pertolongan Allah SWT.

Seperti Nabi Nuh diselamatkan Allah pada bulan Muharram, Nabi Adam turun ke bumi, Nabi Muhammad SAW hijrah dan masih banyak peristiwa berkah lainnya.

“Di bulan Muharram juga terdapat keutamaan puasa. Bahkan puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah (yaitu) Muharram. Puasa ‘Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Mustafa menerangkan, pada peringatan Tahun Baru Islam 1439 H, Lampung Tengah mengundang empat ustaz kondang, yakni Ustaz Mumuy, Ustaz Wijayanto, Ustazah Mamah Dedeh, dan Ustaz M Maulana pada 15 Oktober mendatang di Lempuyang Bandar, Way Pengubuan.

Kedatangan para ustaz kondang diharapkan bisa meningkatkan keimanan dan ukhwuah islamiyah antarsesama umat muslim di Lampung Tengah, menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan umat.

Pada kesempatan itu, Mustafa juga mengenalkan sejumlah program pemerintah yang tengah dijalankan, mulai dari program ronda untuk menjaga keamanan, pembangunan jalan kampung terpanjang 704,26 kilometer, program kampung entrepreneur creative (KECe) dan sejumlah program lainnya.

“Saya menjadi satu-satunya bupati di Indonesia yang melakukan ronda dan menjaga rakyat. Saat ini Lampung Tengah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak hanya fisik, tetapi juga sumber daya manusianya. Linmas, RT, ibu-ibu PKK dan pemuda, semua kita berdayakan,” paparnya.

Ia juga mengapresiasi masyarakat Kutowinangun yang telah bekerja keras menggelar pengajian akbar bersama Mamah Dedeh di tengah-tengah masyarakat. Meski sempat hujan, tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap mendengarkan tausyiah Mamah Dedeh.

“Saya apresiasi sekali dengan semangat masyarakat kutowinangun. Meski hujan, warga tidak bergeming, tidak bubar, tetap fokus mendengarkan tausiyah. Mudah-mudahan kajian ilmu ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY