Paripurna Pandangan Fraksi DPRD Metro LKPJ Tahun Anggaran 2020,Pemkot Harus Lebih Maskimal

0
1088
Paripurna LKPJ Metro, Pandangan Fraksi Metro,DPRD Metro,Info Metro, media Metro,Rubrik Metro , Media Siber Metro, Wasisi Riadi
Pandangan Fraksi PKS terakaitnLKPJ Wali Kota Metro tahun 2020

RUBRIK, METRO – DPRD Mota Metro menggelar Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi LKPJ Walikota Metro  tahun anggaran 2020.

Agenda mendengarkan penyampaian pandangan fraksi-faksi DPRD soal penyampaian nota keuangan pemerintah Kota Metro. Rapat berlangsung di ruang sidang DPRD

Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD menyoal penggeloalaan APBD Pemkot Metro tahun 2020. Pandangan umum fraksi- fraksi dibacakan masing-masing perwakilan utusan yang ada di DPRD Kota Metro.

Adapun enam fraksi tersebut terdiri dari fraksi Nasdem, PKS,Golkar, PDI Perjungan, Demokrat,dan fraksi Amanat Bangsa.

MediaSiber Lampung, Info Lampung, Media Kota Metro, Rubrikmedia, Portal berita Lampung, Media Lampung, Info Lampung
Abdulhak menyampaikan pandangan Fraksi LKPJ Walikota Metro tahun 2020

Secara umum, keenam fraksi menyoroti pos alokasi kebijakan anggaran dan infrastuktur. Rata-rata keenam fraksi DPRD Metro meminta pemerintah memaksimalkan sdm dan pengelolaan anggaran khususnya berkaitan dengan infrastruktur jalan.

Beeberapa catatan menyoal buruknya kualitas infrastuktur jalan, kesehatan, serta pemaksimalan SDM dan pengelolaan aset daerah.

Fraksi PKS misalnya menyoroti kondisi sejumlah titik jalan rusak yang ada di Bumi Sai Wawai.Ruas jalan mantap dengan persentase 90,88 persen yang diklaim Pemkot Metro dinilai tak sesuai fakta lapangan.

Kondisi itu tercermin dalam kondisi jalan rusak, yakni jalan Hasanuddin Metro Pusat, Jl. Pattimura, Metro utara serta Jl. Budi Utomo Metro selatan.

Fraksi PKS meminta pemerintah secepatnya merampungkan Pekerjaan Rumah (PR) untuk memperbaiki jalan rusak khususnya yang menjadi akses utama masyarakat Metro.

PKS menegaskan pemerintah harus fokus dalam peningkatakan kualitas jalan di Bumi Sai Wawai.

Meski secara keseluruhan pembangunan infrastruktur berjalan baik namun masih terdapat jalan berlubang yang kondisinya memprihatinkan.

Pemerintah diminta serius menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait buruknya sejumlah hasil pembangunan infrastruktur.

Sementara dari hasil kesepakatan empat fraksi yang dibacakan basuki menyoroti soal kinerja Dinas Kesehatan.

Fraksi PDI Perjuangan,Golkar, Demokrat dan Fraksi gabungan Amanat Bangsa (PAN-PKB)  menyoroti tidak maksimalnya realisasi anggaran 1,6 miliar yang diperuntukan untuk pengendalian dan pencegahan penyakit menular.

Keempat fraksi mempertanyakan minimnya serapan di Dinas Kesahatan setempat.Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular sebesar 1,6 miliar hanya terealisasi sebesar 700 juta.

Sementara itu, Fraksi Nasdem menyampaikan sejumlah catatan terkait laporan keterangan pertanggungjawaban LKP Wali Kota Metro 2020.

Sedikitnya terdapat tujuh catatan di antaranya terkait SDM, realisasi belanja masalah perencanaan seputar covid 19, hingga program yang tak terealsisasi di tahun 2020.

Walikota Metro  Wahdi sirajudin dalam pemaparan jawaban pandangan fraksi DPRD Metro menyebut masukan fraksi – fraksi di DPRD Metro bakal menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja di tahun mendatang.

Dia menegaskan masih banyak hal-hal yang perlu dibenahi untuk memajukan Kota Metro.Untuk itu, diperlukan sinergitas antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan Kota Metro sesuai visi-misi yang dicanangkan pemerintah.

mengenai catatan yang digariskan fraksi-fraksi akan menjadi acuan pertimbangan untuk menyusun program kinerja di seluruh opd di Kota Metro.

 

LEAVE A REPLY