METRO HARUS PUNYA CIRI KHAS SENI BUDAYA
dalam pembukaan seminar yang berlangsung di gedung Nuwo Budoyo Selasa (22/09) Pj Walikota Metro ini mengajak warga Kota Metro menggali asal muala Budaya asli Lampung di Kota Pendidikan dan menciptakan suatu ciri khas kota metro seperti menciptakan Tarian Lampung , atau kesenian lain yang bersentuhan dengan kondisi kota metro saat ini hingga dapat menjadi sebuah ikon Kota Metro dengan tampa meninggalkan sejarah daerah.
“Acara yang kita lakukan hari ini adalah sebuah upaya untuk menggali kearifan lokal masyarakat Kota Metro terhadap jejak kulturalnya yang patut kita tanamkan pada benak anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus pemegang amanah untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Dan yang telah kita ketahui juga bahwa halnya nilai-nilai budaya bangsa mulai terkikis dan bahkan suatu saat hilang, namun yang paling penting yang harus kita lakukan adalah apa yang kita ambil dari kebudayaan masa lalu sebagai suatu pembelajaran untuk menapak masa depan yang lebih baik khususnya untuk Kota Metro yang kita cintai”, ungkap Ir. Achmad Chrisna Putra.
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kota Metro Ir. Bangkit Haryo utomo, M.T selaku ketua penyelenggara melaporkan bahwa salah salah satu tugas pokok dari Disdikbudpora adalah membangun inovasi melalui teknologi komunikasi untuk pengembangan promosi dan kebudayaan dan melaksanaakn sebagian nilai budaya melalu perekaman, penulisan dan penelitian, fungsi ini memegang perananan yang sangat penting bagi dunia pendidikan dan kebudayaan. Seminar ini merupakan hasil penelitian Disdikbudpora Kota Metro tentang asal usul Kota Metro melalui sudut pandang kultural dan juga merupakan lanjutan dari penulisan hasil penelitian Ahmad Muzakki, M.Pd.I dosen STAIN Jurai Siwo Kota Metro guna menambah masukan demi penyempurnaan buku tentang Sebuah Kajian Etnografi mengenali Geneologi Kota Metro sebelum diterbitkan secara resmi. Ir. Bangkit Haryo U
tomo, M.T berharap agar hasil dari kegiatan ini dapat dijadikan pijahan untuk memperdalam isi buku yang telah disusun sebelumnya agar dikemudian hari dapat dijadikan referensi bagi siapapun yang ingin mendalami tentang riwayat Kota Metro.acara seminar yang dihadiri oleh perwakilan Ketua DPRD Kota Metro, perwakilan dari Ketua Pengadilan Negeri Kota Metro, perwakilan Pengadilan Agama Kota Metro, ketua Dewan Kesenian dan Ketua MPAL Kota Metro ini berjalan dengan hikmat serta menghadirkan nara sumber Ahmad Munzakki M.Pd.i selaku penulis buku “Metro sebuah kajian etnografi menemukenali geneologi Kota Metro. ir.Ansori Djausal MT, selaku Budayawan Lampung, Drs.Tadjudin noor, MPAL Provinsi Lampung dan Drs.Ridwan sory ma’oen ali (Pangirain Rejo niti) selaku Mpal Kota Metro.
