Kementerian Pertanian Sediakan 1.000 Hektare Sawah dan 10 Unit Traktor untuk Mantan Teroris
RUBRIK, SURABAYA – Melalui pendekatan kesejahteraan, Kementerian Pertanian menyediakan 1.000 hektare sawah dan 10 unit mesin traktor untuk menggarap sawah. Hal ini sebagai upaya deradikalisasi terhadap mantan teroris.
Dilansir dari kompas.com, 1.000 hektare sawah itu akan digunakan untuk bertanam.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman yakin bahwa upaya deradikalasi dengan pendekatan kesejahteraan sangat efektif, karena saat warga sejahtera, maka pola pikirnya akan sehat dan tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal.
“Mesin traktornya besar, satu unit harganya Rp 400 juta,” kata Andi Amran di Surabaya, Kamis (26/1/2017)
“Orang kalau sejahtera, pikirannya tidak tidak akan macam-macam,” jelasnya.
Andi mengatakan bahwa sebelumnya pemberian fasilitas pertanian pernah dilakukan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada tahun 2016 dan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat dalam upaya membuka lahan tanam baru di Sulawesi Tengah untuk meningkatkan produksi pertanian.
Bantuan fasilitas itu diberikan kepada mantan pengikut gembong teroris Santoso agar mereka tidak lagi kembali ke tengah hutan.(*)