Jika Benar Terjadi Jual Beli Bangku Sekolah, Pak Nas Minta Sangsi Tegas
RUBRIK,METRO-Maraknya isu dugaan jual beli bangku sekolah, Komisi I DPRD Metro langsung menyosoroti dugaan jual beli bangku sekolah tahun ajaran baru th-2018 di kalangan pendidikan tersebut, jika benar praktik kotor itu terjadi disebuah sekolah Politisi PKS ini menilai kondisi terebut akan merugikan orang tua dan siswa yang berdampak menurunnya kualitas sekolah di kota yang mempunyai visi pendidikan.
Menanggapi kondisi tersebut langsung mendapat tanggapan wakil Ketua Komisi I DPRD Metro Nasrianto Effendi. Anggota Dewan yang akrab dengan sapaan Pak Nas ini langsung menyoroti dugaan adanya jual beli bangku sekolah memasuki tahun ajaran baru 2018 lalu.
Nasrianto menyebutkan, sistem zonasi dan jalur khusus bagi siswa inklusi pada PPDB 2018 diduga rawan terjadi penyelewengan.
Praktik tersebut dinilai tak hanya merugikan orang tua dan siswa tapi berdampak menurun kualitas sekolah yang sudah terbina selama ini,pasalnya sistem zonasi dan jalur inklusi kerap dimanfaatkan sebagaian masyarakat untuk masuk ke sekolah negeri favorit.
Pak Nas yang juga mantan ketua dewan pendidikan itu meminta, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Metro agar melakukan tindakan tegas terhadap sekolah yang didapati melakukan pungli dengan praktik jual beli bangku sekolah.”Sistem Zonasi ada sisi positif dan negatif oleh karena itu kebijakan harus itu perlu di evaluasi bersama-sama,dilihat posisi negatif nya darimana dan positifnya darimana,kalau misalkan benar terjadi ini akan mencoreng pendidikan Kota Metro,kita minta kedepan dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi.”Terang Nasrianto Effendi.