Buka Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi, Sekda Lamtim: Butuh Komitmen dan Integritas Berantas Korupsi
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera membuka acara Sosialisasi Unit Pengendalian Gratifikasi pada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Senin (18/12/2017).
Menurut Syahrudin mewakili bupati Lampung Timur, dalam rangka mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih atau good and clean government, perlu ada keseriusan dan kesungguhan dalam menegakkan aturan hukum.
Di antaranya dengan memiliki komitmen dan integritas untuk memberantas korupsi, khususnya pada pelayanan publik.
Hadir mendampingi Syahrudin, Asisten Kepala Bidang Perekonomian dan Pembangunan Junaidi, Kepala Inspektorat Kabupaten Lampung Timur Nurdin Sifrizal serta para kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian beserta seluruh Camat se-Kabupaten Lampung Timur.
Dalam sosialisasi yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Daerah tersebut, Sudarli selaku Kapala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur bertindak sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, Sudarli memaparkan terkait gratifikasi dan filosofi pengendalian gratifikasi dalam lingkungan pemerintahan.
“Jika kita artikan gratifikasi pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (discount), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya,” jelasnya.
Sudarli menjelaskan, gratifikasi tersebut baik yang diterima di dalam negeri maupun di luar negeri dan yang dilakukan dengan menggunakan sarana elektronik atau tanpa sarana elektronik.
“Pada prinsipnya, gratifikasi bersifat netral dan wajar, namun gratifikasi dapat dianggap sebagai suap bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara apabila berhubungan dengan jabatannya, dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” tambahnya.
Pada acara tersebut dilakukan pula Penandatanganan Komitmen Bersama Pengendalian Gratifikasi oleh Aparatur Sipil Negara Kabupaten Lampung Timur yang secara simbolis dilakukan oleh Kepala Bappeda Puji Riyanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yuliansyah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Najiullah Syarief, dan Camat Labuhan Ratu Umar Dani.(*)