Imingi Beri Ikan, Penyetrum Ikan Cabuli Bocah SD Saat Bermain di Sungai
RUBRIK, PRINGSEWU – Nasib malang dialami oleh KA, siswi sekolah dasar asal Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Ambarawa. Siswi kelas 3 SD ini menjadi korban pencabulan oleh orang tak bertanggung jawab. Kejadian memilukan tersebut terjadi pada Kamis (13/4/2017) lalu.
Sutiman, paman korban menceritakan, kejadian memilukan yang dialami oleh keponakannya tersebut. Menurutnya, pada awalnya korban seperti biasa main di sungai kecil bersama dua orang rekannya. Sungai tersebut pun lokasinya tidak jauh dari rumah korban, hanya berjarak sekitar 500 meter.
“Saat itu sekitar jam 4 sore korban bertiga termasuk dengan anak saya yang masih PAUD main di tepi sungai. Sungai tersebut memang kerap digunakan oleh anak-anak sekitar untuk berkumpul. Tak lama kemudian ada lelaki menyetrum ikan menghampiri ketiga bocah tersebut,” papar Sutiman kepada rubrikmedia.com, Selasa (18/4/2017).
Sutiman melanjutkan, kemudian pelaku mengajak KA untuk ikut dengannya. Pelaku membujuk KA apabila mau mengikutinya maka akan diberi hasil tangkapan ikan.
Akibat terkena bujuk rayu pelaku, korban akhirnya mau mengikuti pelaku. Sementara dua teman lainnya tidak mau mengikuti pelaku.
Menurut Sutiman, pelaku melakukan aksinya tidak terlalu jauh dari pertama kali korban dan pelaku bertemu. Namun, lanjutnya, korban baru ditemukan satu jam kemudian di Pekon Jati Agung berjarak sekitar 1,5 km dari lokasi mereka pertama kali bertemu.
“Setelah itu korban ditinggalkan di Pekon Jati Agung, kebetulan ada warga sekitar yang mengenali korban kemudian mengantarkan pulang,” papar Sutiman.
Atas kejadian tersebut orangtua korban pun melaporkan tindakan pencabulan tersebut kepada aparat Polsek Pringsewu.
Kepala sekolah tempat KA bersekolah, Y, mengaku saat ini korban masih duduk di kelas 3. Menurutnya, semenjak KA menjadi korban pencabulan pada hari Kamis lalu, sudah dua hari ini korban tidak berangkat ke sekolah.
“Sudah beberapa hari ini korban tidak sekolah. Kami berharap pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku,” katanya.
Kapolsek Pringsewu Kompol Maimun Karim membenarkan telah terjadi tindakan pencabulan di Pekon Tanjung Anom yang menimpa korban KA. Menurutnya, pihak kepolisian saat ini sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, olah TKP dan mengamankan barang bukti.(*)