Waspada!!! Pencurian Motor Marak Lagi, Sehari Tujuh Motor Hilang di Metro

0
846
Begal, Metro,
Korban melapor ke Polsek Metro Timur Lampung

RUBRIK, METRO – Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor,  baik dengan kekerasan ataupun pemberatan semakin meresahkan warga Kota Metro. Tidak tanggung-tanggung, diduga sebanyak tujuh motor raib digondol pencuri di tujuh titik yang berbeda, Senin (17/4/2017).

Dari data yang berhasil dihimpun, ketujuh titik tersebut adalah di Jalan Reformasi, Gg Antorium 6, Metro Pusat sekira pukul 11.00 WIB telah hilang Kawasaki Ninja150 RR berwarna merah BE 3924 CN.

Kemudian di Jalan Sakura, Kecamatan Metro Pusat, sekira pukul 12.00 WIB telah hilang motor berjenis Honda Beat warna putih tanpa pelat nomor kendaraan. Ditambah lagi sebelumnya di Jalan Raden Intan sekira pukul 14.00 WIB dan Jalan AR Prawira Negara, Kecamatan Metro Pusat sekira pukul 13.15 WIB juga telah hilang motor berjenis Honda Beat warna merah putih dengan BE 4427 PZ dan jenis Honda Beat warna merah putih BE 3422 F.

Dan kemudian di Jalan Tawes, Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur juga terdapat dua titik tempat kejadian perkara (TKP) pencurian, salah satunya tepat di depan Ayam Bakar Adelia. Honda Beat berwarna merah putih tanpa plat nomor diduga hilang sekira pukul 13.45 WIB. Kemudian dikabarkan di Taman Merdeka Kota Metro juga terdapat dugaan tindak pindana serupa pada Senin siang.

Salah seorang korban dugaan pencurian kendaraan bermotor yang telah melapor ke Mapolsek Metro Timur menceritakan hilangnya motor yang dia miliki.

“Awalnya kami makan di ayam bakar Adelia, di jalan Tawes itu, dan motor saya parkir di depan rumah makan itu pas. Padahal banyak motor dan pengunjung di sana tadi. Nah, pas saya keluar motor saya sudah nggak ada, cepet banget lah ilangnya. Mungkin penjahatnya sudah berkeliaran di sana,” ucap Citra Atika, salah seorang korban curanmor di Metro Timur.

Senada dengan Citra, salah seorang korban lainnya hanya bisa berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap sindikat pencurian kendaraan ini.

“Ya mau gimana lagi namanya juga udah hilang, ya cuma bisa berharap polisi dapat bekerja cepat untuk segera mengungkap pelaku-pelaku pencurian yang sekarang masih berkeliaran dan sangat meresahkan,” harap Novita salah seorang korban curanmor kepada Kepolisian Resort Kota Metro.

Mendengar informasi dugaan pencurian kendaraan massal tersebut, sejumlah warga merasa resah dan mendesak polisi segera mengungkap para pelaku.

“Kalo kaya gini ya takut dan cemas lah, harapannya ya supaya polisi segera menangkap pelakunya. Jadi dengan kejadian ini kan kita sebagai masyarakat di Kota Metro bisa terus waspada,” ucap Agung Heri Santoso, salah seorang warga Metro Pusat.

Sementara pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Timur belum dapat dimintai keterangan terkait dugaan curanmor di wilayah hukumnya.(By)

LEAVE A REPLY