Ribuan Warga Rela Antre di Kantor Samsat Demi Hindari Kenaikan Biaya STNK dan BPKB
RUBRIK, JAKARTA – Ribuan warga berbondong-bondong mendatangi kantor Samsat Karang Anyar, Jawa Tengah, Kamis (5/1/2017). Hal ini dilakukan warga demi menghindari kenaikan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk STNK dan BPKB yang mencapai 300 persen lebih.
Besaran kenaikan tarif PNBP ini dinilai sangat membebani masyarakat. Hal itu membuat masyarakat di sejumlah daerah mendatangi kantor Samsat guna mengurus administrasi kendaraannya sehari sebelum berlakunya kenaikan tarif tersebut.
Warga pun rela antre untuk melakukan administrasi kendaraan meski belum jatuh tempo. Hal itu dikarenakan warga ingin menghindari kenaikan tarif PNBP yang berlaku, Jumat (6/1/2017) ini.
Menurut salah satu petugas, lonjakan warga yang mengurus administrasi kendaraan yang biasanya jumlah pemohon hanya mencapai 500-700 orang kini mencapai lebih dari dua kali lipat, yaitu hingga mencapai 2.000 warga. Petugas bahkan harus menambah loket dan sumber daya pelayanan.
Kondisi serupa juga terjadi di kantor Samsat Tabanan Bali. Ribuan warga Lamongan, Jawa Timur juga rela antre berjam-jam demi menghindari kenaikan tarif PNPB.
Metro News Siang melaporkan bahwa, menurut Kanit Satlantas Polres Ipda Ahmad Rohan kenaikan pemohon pada Kamis (5/1/2017) mencapai 500 persen dibanding hari biasa.(*)