Pencanangan Pengibaran 1 Juta Bendera di Lamteng Target Rekor Muri
RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Aksi pengibaran satu juta bendera merah putih yang dicanangkan Bupati Lampung Tengah Mustafa pada HUT Kemerdekaan RI nanti diprediksi akan masuk dalam rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Aksi ini rencananya akan melibatkan seluruh masyarakat Lamteng dari berbagai elemen mulai dari pelajar, mahasiswa, aparatur pemerintah dan masyarakat umum.
“Gerakan sejuta bendera merah putih adalah gerakan yang sarat makna. Selain mewujudkan kebersamaan dan kesatuan, gerakan ini digelar untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air dalam diri masyarakat yang kini mulai pudar,” ungkap Mustafa dalam sosialisasi gerakan sejuta bendera bersama Kakam dan mahasiswa di gedung Sesat Nuwo Balak, Jumat (5/8/2016).
Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka Gunungsugih dengan melibatkan masyarakat se-Kabupaten Lampung Tengah.
Guna menyukseskan acara tersebut, Mustafa meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat terlibat dalam gerakan tersebut. Pihak kepolisian juga diharapkan bekerja keras untuk mengamankan jalannya acara.
“Mari kita kenalkan Lampung Tengah lebih luas lagi, bahwa kita bisa, kita memiliki semangat nasionalisme untuk Indonesia. Dengan gerakan ini juga diharapkan menghalau perpecahan di kalangan masyarakat kita yang dikenal heterogen,” imbuhnya.
Lampung Tengah, imbuh bupati muda ini, merupakan miniatur Indonesia, dimana terdapat berbagai macam suku dan budaya. Potensi ini tentunya harus dilestarikan dengan membangun kebersamaan dan rasa persaudaraan, sehingga menjadi kesatuan yang kokoh.
Aksi sejuta bendera merah putih ini rencananya juga akan melibatkan sekitar tiga ribu mahasiswa IAIN dan Unila yang sedang melaksanakan KKN di Lampung Tengah. Keterlibatan mahasiswa diharapkan bisa menyemarakkan kegiatan dan mahasiswa bisa menjadi pelopor cinta tanah air.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Lamteng Helmi memaparkan, gerakan sejuta bendera merah putih akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Gunungsugih dengan jumlah peserta sekitar 36 ribu orang. Masing-masing peserta akan membawa dua bendera untuk dikibarkan.
Sementara di setiap kecamatan ada 17 ribu warga yang akan berpartisipasi dalam gerakan ini. “Jika ada 28 kecamatan, maka dikalikan 17 ribu, dikali 2 bendera dan ditambah dengan 36 ribu peserta di lapangan Merdeka, maka angka 1 juta bendera dapat terwujud. Jika ini berhasil, aksi ini akan masuk dalam rekor Muri Indonesia sebagai pengibaran bendera terbanyak di Indonesia,” papar Helmi.(*)