Chusnunia Buka Perlombaan Musabaqoh Kitab Kuning
Sebanyak 107 peserta lomba Musabaqoh Kitab Kuning tingkat nasional berderet di depan panggung untuk bersiap mengikuti lomba kitab Ihya umuludin, dari 107 santri terdiri dari 55 santri pria, dan 52 dari santri perempuan, mereka bukan berasal dari pesantren Lampung Timur saja melainkan dari berbagai kabupaten lain seperti, Lampung Barat, Tulangbawang, Bandarlampung, dan Lampung Timur. Ponpes As-Sya’roniyyah Desa Telukdalem, Kecamatan Matarambaru, Lampung Timur menjadi lokasi perlombaan tersebut.
Sebelum perlombaan dimulai, Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim, memberi penyematan kepada dua orang peserta perempuan dan pria menandakan akan dimulainya Musabaqoh Kitab Kuning, menurut bupati menjadi santri yang hidup di pesantren bertahun tahun, jangan takut tidak mempunyai masa depan yang baik justru hidup di pendidikan pesantren menggembleng mental sejak dini, dan menjadikan akhlak yang mulia,”jika akhlak kita baik maka apa yang kita tempuh Insa Allah akan diridhoi Allah”.Ujar Bupati Lamtim, Sabtu (2/4).
Sementara itu, Ketua Dewan Syuro PKB Hafidudin Hanif, mengatakan musabaqoh masal seperti ini bisa dijadikan agenda tahunan di setiap kabupaten yang ada di Profinsi Lampung, dengan tujuan mencari bibit santri yang benar benar mumpuni untuk di Propinsi Lampung, secara tidak langsung santri santri antar kabupaten bisa bersilaturahmi. Lanjutnya dalam musabaqoh kitab kuning ini, mereka yang memenangkan akan di berikan penghargaan umroh ke tanah suci Mekkah dan ziarah ke makam Imam Alghozali di Iran”dari 107 di ambil 4 pemenang”.Kata hafidudin.
Dalam musabaqah Kitab Kuning selain di hadiri Bupati Lamtim Chusnunia Chalim juga hadir anggota DPR Propinsi Noverisman Subing, Midy Iswanto, Haidir Burung. Dan anggota DPRD Lamtim Ela Sitinuriyamah, Ahmad Basuki, Akmal Fathoni, Sukartini, Nasruddin, Mariyono. (Rubrikmedia)