23 Rumah di Tiga Dusun Terendam 1,5 Meter Pasca Lamteng Diguyur Hujan Tiga Jam

0
729
Dua anggota Polantas sedang berjaga di area banjir Wates.

RUBRIK, LAMPUNG TENGAH – Hujan selama tiga jam, pada Minggu (27/11/2016) dini hari, mengakibatkan tiga dusun di Kecamatan Bumi Ratunuban tergenang banjir. Akibatnya sebanyak 23 rumah warga terendam.

Warga mengatakan, datang sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung masuk ke dalam rumah. Diperkirakan, banjir berasal dari luapan Kali Brunai yang melintas di kampung tersebut. Selain merendam perkampungan, banjir juga memutus akses jalan menuju Kecamatan Bekri.

Kepala Kampung Wates Wahyu Bintoro menjelaskan, dari 23 rumah warga yang terendam 19 yang kondisinya terendam parah dengan ketinggian 1,5 meter sedangkan sisanya terendam ringan setinggi betis orang dewasa.

“Kita sudah imbau untuk waspada karena hujan masih akan turun. Dari kejadian ini tidak ada korban jiwa, warga yang rumahnya tergenang mengungsi ke rumah saudara mereka yang ada di kampung lainnya,” kata Wahyu Bintoro, Senin (28/11/2016).

Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) M Juniar mengatakan, banjir kali ini bukan luapan dari Way Tipo karena biasanya yang menjadi daerah langganan adalah Goras Jaya, Kecamatan Bekri. Menurutnya, Bekri justru lebih aman karena sudah dibuat tanggul.

“Secara keseluruhan ada tiga titik di Kecamatan Bumi Ratunuban yang terkandung banjir kali ini. Dua titik di Wates dan satu titik di Sukajawa. Namun Sukajawa tidak terlalu parah,” kata M Juniar.

BPBD Lamteng, lanjutnya, belum bisa memastikan berapa kerugian yang diderita warga akibat banjir kali ini. Selain itu, pihaknya juga belum menurunkan alat untuk membantu warga karena kondisinya masih bisa ditanggulangi.

Sementara Manik, salah seorang warga Dusun III mengatakan, dirinya tak sempat mengamankan barang seperti lemari pakaian dan tempat tidur.

“Yang lain masih bisa diselamatkan, tapi tempat tidur dan lemari kita biarkan saja karena air sudah masuk,” tandasnya.(*)

LEAVE A REPLY