Ribuan Masyarakat, TNI, Polri, dan Pejabat Hadiri Istighosah Jelang Pilkada Pringsewu
RUBRIK, PRINGSEWU – Jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu pada 15 Februari 2017, ribuan warga Pringsewu mengikuti istighosah dan doa bersama untuk mewujudkan Pilkada Damai di Pendopo Pringsewu, Senin (13/2/2017).
Istighosah yang digelar tersebut bertujuan menciptakan keamanan, ketertiban dan kondusif jelang Pilkada Pringsewu yang tinggal menghitung hari.
Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora menjelaskan, doa dan zikir bersama guna mendoakan agar Pilkada Pringsewu berjalan kondusif.
Pihaknya berharap kelancaran terutama dalam pengamanan Pilkada. “Kegiatan ini bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT agar anggota yang melaksanakan pengamanan diberi kemudahan dan kelancaran dalam bertugas sehingga kegiatan Pilkada 2017 dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” jelas Ahmad Mamora.
Dia berharap kepada seluruh masyarakat Pringsewu untuk bisa bersama-sama menjaga kondusivitas terutama dalam momen pilkada ini.
“Kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat kita harapkan demi menyukseskan Pilkada Pringsewu yang aman dan kondusif sesuai dengan yang kita harapkan,” pintanya.
Dandim 0424 Tanggamus Hista Soleh Harahap dalam kesempatan ini juga berharap ketertiban dan kelancaran selama pilkada ini bisa terealisasi dengan baik.
“Di pilkada ini, kalau istilah saya hati boleh panas tapi tetap kepala harus dingin, boleh kita saling atur strategi akan tetapi tetap satu tujuan untuk kepentingan Kabupaten Pringsewu yang sehat, aman dan damai,” ungkapnya.
Dalam kegiatan istighosah Pilkada Damai ini juga diisi dengan komitmen bersama para Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan Pilkada yang damai, baik selama pelaksanaan dan pasca pilkada yang akan digelar pada Rabu 15 Februari 2017 besok.
Pj Bupati Pringsewu Yuda Setiawan, yang hadir dalam kesempatan ini berharap Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu 2017 bisa berjalan dengan aman.
“Kita semua berkumpul di sini dengan berbagai agama dan keyakinan kita masing-masing, yang islam dengan istighosah dan selain Islam berdoa menurut kepercayaannya masing-masing. Hari ini merupakan hari bersejarah buat kita semua, ini menunjukkan adanya semangat persatuan dan kesatuan di antara kita dengan bersama mewujudkan pelaksanaan Pilkada Pringsewu yang aman, damai, lancar, jujur dan adil, serta dalam suasana kondusif,” paparnya.
Yudha berharap, pernyataan sikap ini bukan hanya seremonial belaka, akan tetapi memberi makna untuk mempertegas semua dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Pemilu yang damai dan kondusif sehingga menjadi Pilkada yang terbaik.
“Mari bersama-sama berharap, melalui istighosah ini semoga membawa keberkahan sehingga apa yang kita harapkan dapat berjalan dengan lancar. Kita semua berusaha turut menciptakan iklim kondusif pesta demokrasi ini. Terus jaga semangat Bhineka Tunggal Ika walau berbeda-beda akan tetapi tetap satu tujuan,” pungkasnya.(*)