Modus dan Dugaan Praktik Tarian Telanjang di Inul Vizta Kediri

0
997
Para penari yang ditangkap di Inul Vizta Kediri. | Surya.co.id

Rubrikmedia.com, Peristiwa – Direktorat Reserse Umum (Direskrimum) Polda Jatim menjaring Ilham sebagai tersangka pelanggaran pasal 36 Undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 296 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

“Ya, tersangka ini (Ilham) yang mendatangkan penari ke tempat karaoke tersebut,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Agung Yudha, Sabtu (15/7/2017).

Praktik tarian striptis di Karaoke Inul Vizta Kediri diduga kuat sudah berlangsung lama. Praktik ini baru sekarang terungkap, setelah digerebek petugas dari Polda Jatim.

“Semua dugaan terkait kasus tersebut masih didalami penyidik. Hingga sekarang, penyidikan juga masih terus berlangsung,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Agung Yudha, Sabtu (15/7/2017).

Pengungkapan kasus ini berasal dari laporan masyarakat yang masuk ke Polda Jatim bahwa ada praktik tarian striptis di tempat karaoke di Kediri. Berdasar laporan itu, petugas dari Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim datang ke sana.

Dan ternyata benar, Kamis (13/7/2017) malam kemarin ada tarian panas itu di room 2 tempat karaoke Inul Vizta Kediri. Para penari dan semua yang terlibat perkara inipun langsung digelandang ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

Sejauh ini, sudah ada satu orang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Ilham (36) manajer di karaoke Inul Vizta Kediri.

Modusnya, tamu yang hendak menikmati sajian tari panas datang ke tempat karaoke dan mem-booking room. Kemudian, tamu memesan langsung ke Ilham. “Ya, tersangka ini yang mendatangkan penari ke tempat karaoke tersebut,” tambahnya.

Selain menetapkan seorang tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yaitu uang Rp 5 juta, celana dalam, nota pemesanan kamar karaoke, dan satu handphone. (*)

Tribunnews.com

LEAVE A REPLY