Minyak Goreng Naik, Pengusaha Kerupuk Terpaksa Kurangi Isi

0
1417

RUBRIK, LAMTIM – Sejumlah Industri rumahan mengeluhkan melonjaknya harga minyak goreng di pasaran yang terjadi sejak sebulan terakhir.

Kenaikan harga minyak goreng curah dan kemasan berkisar Rp.3.000 – 5.000 ribu membuat usaha pembuatan kerupuk udang dan kulit milik Joni di Desa Banjarejo, Batanghari, Lampung Timur nyaris gulung tikar.

Usahanya membutuhkan 20 Kg minyak untuk setiap kali penggorengan, harga awal untuk membeli minyak sebesar Rp.270.000 ribu dan kini harus mengeluarkan kocek lebih, sebesar Rp.350.000 ribu hanya untuk pembelian bahan baku minyak goreng.

Kondisi sulitnya pemasaran di tengah pandemi Covid-19 ditambah kenaikan harga minyak goreng berdampak pada naiknya ongkos produksi.

Untuk menekan biaya pengeluaran pemilik usaha terpaksa mensiasatinya dengan cara mengurangi isi dalam setiap kemasan kerupuk.(Red)

LEAVE A REPLY