Menteri Perdagangan Minta Perusahaan Besar Pikirkan Peternak Kecil
RUBRIK, LAMPUNG TIMUR – Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita berjanji akan membantu peternak sapi bekerja sama dengan perusahaan. Hal itu disampaikan saat dirinya berkunjung ke PT Austasia Stockfeed yang beralamat di Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Sabtu (17/9/2016).
Menurut dia, pemerintah akan memberikan kebijakan kepada perusahan besar agar dalam mengimpor sapi harus disertai dengan sapi indukan bukan hanya sapi bakalan, dengan perbandingan sapi bakalan lima ekor harus disertai satu ekor sapi indukan.
Selain itu perusahaan harus mau bekerja sama dengan petani. Artinya dengan cara bagi hasil, perusahaan memberikan sapinya kepada petani untuk dikembangbiakan. Karena jika tidak diprogramkan seperti itu maka, kata Enggartiasto, yang akan dirugikan peternak sapi.
“Karena apa? Perusahaan memelihara sapi hanya digunakan pedaging, sehingga peternak kecil yang dirugikan,” katanya.
Jika di daerah sudah terbentuk kerja sama bagi hasil antara perusahaan dan peternak kecil maka bupati atau pemimpin daerah harus bertanggungjawab penuh terkait kerja sama antar perusahaan dan peternak.
“Seperti bupati Lampung Timur sudah siap bahkan beliau akan memprogramkan kepada petani khusus menanam rumput guna pakan sapi,” kata Politisi dari NasDem itu.
Humas PT Austasia Stockfeed Agus mengatakan, saat ini jumlah sapi di tempat itu sebanyak 12.600 ekor yang terbagi dari induk dan anakan. Dia mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan petani terkait pakan ternak.
“Selain itu kami juga punya mesin untuk menggiling pakan,” kata Agus.
Dalam kunjungan Mentri Perdagangan Enggartiasto Lukita ke PT Austasia Stockfeed didampingi oleh Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, Kapolres Lampung Timur AKBP Harseno, Ketua Partai Nasdem DPD Lamtim Garenca Pahlepi.(ag)