Dua Gajah di TN Way Kambas Divaksin untuk Cegah Virus EEHV
RUBRIK,LAMTIM — Dua ekor gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, mendapatkan vaksinasi sebagai bagian dari upaya pencegahan virus Elephant Endotheliotropic Herpesvirus (EEHV).
Vaksinasi dilakukan dengan dukungan tim Vantara dari India yang datang ke Way Kambas untuk memperkuat program konservasi dan kesehatan gajah di Indonesia.
Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kehutanan, Dr. Ahmad Munawir, mengatakan EEHV menjadi salah satu ancaman serius bagi populasi gajah, terutama anak gajah berusia di bawah 10 tahun.
Menurutnya, infeksi EEHV dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan kondisi kesehatan gajah memburuk dalam waktu singkat. Pada kondisi tertentu, infeksi tersebut bahkan dapat berakibat fatal.
Ancaman EEHV sebelumnya juga pernah ditemukan di kawasan TN Way Kambas. Kasus virus tersebut disebut pernah terjadi sekitar enam tahun lalu.
Selain itu, hasil nekropsi terhadap seekor anak gajah yang mati sebelumnya juga menunjukkan adanya indikasi yang berkaitan dengan EEHV.
Kondisi tersebut mendorong penguatan langkah pencegahan, salah satunya melalui vaksinasi terhadap gajah yang dinilai berisiko.
Kerja sama Kementerian Kehutanan dengan tim Vantara dari India akan terus dilanjutkan. Selain mendukung upaya pencegahan penyakit, kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan gajah di Way Kambas.
Dukungan yang disiapkan antara lain berupa ambulans khusus gajah serta peningkatan fasilitas rumah sakit satwa. Penguatan fasilitas ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila gajah membutuhkan perawatan medis.
Upaya vaksinasi dan peningkatan fasilitas kesehatan menjadi bagian dari langkah menjaga keberlangsungan populasi Gajah Sumatra yang saat ini menghadapi berbagai ancaman terhadap kelestariannya. (muh)

tim media dari India sedang memberikan vaksin gajah Way Kambas