Cabai Jumbo Asal Tiongkok Siap Gantikan Pedasnya Cabai Rawit
RUBRIK, JOGJA – Muhammad Ajiek Tirmizi, seorang petani asal Yogyakarta mulai menanam cabai jumbo untuk menggantikan rasa pedas dari cabai rawit. Cabai jumbo atau bisa disebut cabai dragon ini ia tanam di area pesawahan di Dusun Cilembu, Magelang, Jawa tengah.
Cabai dragon merupakan hasil persilangan cabai tropis dengan cabai hutan Tiongkok. Benih cabai diperoleh dari temannya yang bekerja di sebuah kantor botani di Tiongkok. Benih cabai jumbo itu kemudian mulai dikembangkan setahun yang lalu.
Menurut Ajiek, secara teknis cara menanam cabai dragon ini sama dengan cabai umumnya, hanya saja petani perlu mengubah pola perawatan tanaman dengan memperhatikan keberhasilan lingkungan, pengobatan dan pemupukan.
Selain bentuknya yang jumbo, cabai dragon ini juga memiliki tingkat kepedasan yang sama dengan cabai rawit. Harga cabai dragon ini juga terjangkau sekitar Rp 35 ribu per kilogram.
“Tingkat kepedasannya ini sudah pedas. Karena kita juga tahu mereka juga mengerti bahwa orang-orang Indonesia itu suka pedas sehingga memang dibuat untuk pedas dan dicari formulanya untuk pedas, baunya saja sudah pedas,” jelas Ajiek saar diwawancarai oleh tim CNN Indonesia.(*)